JAKARTA, KOMPAS.TV - BMKG memperingatkan adanya potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) yang signifikan pada periode 16–22 April 2026—awan yang dikenal sebagai pemicu utama hujan lebat, petir, hingga angin kencang.
Dalam rilis terbarunya, BMKG menyebutkan bahwa sebaran awan Cumulonimbus kali ini tidak hanya terbatas di satu wilayah, tetapi meluas hingga sebagian besar Indonesia, baik di daratan maupun perairan.
Kondisi ini mengindikasikan potensi cuaca ekstrem yang masih perlu diwaspadai masyarakat.
Baca Juga: BMKG Prediksi Awan Cumulonimbus Meluas 14-20 April 2026: Waspadai Hujan Petir di Sejumlah Wilayah
Wilayah dengan Potensi TinggiBMKG mencatat sejumlah wilayah dengan kategori frequent (FRQ) atau cakupan awan lebih dari 75 persen. Artinya, pertumbuhan awan badai diperkirakan dominan dan meluas.
Wilayah tersebut meliputi:
- Laut Sumbawa
- Papua Tengah
- Samudra Hindia barat Lampung
- Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur
- Samudra Pasifik utara Papua
Pada wilayah-wilayah ini, potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang tergolong tinggi.
Aktivitas pelayaran dan penerbangan juga berisiko terdampak karena visibilitas yang menurun dan turbulensi udara.
Sebaran Luas di Kategori MenengahSelain itu, sebagian besar wilayah Indonesia masuk dalam kategori occasional (OCNL) dengan cakupan awan 50–75 persen.
Meski tidak setinggi kategori FRQ, kondisi ini tetap berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat secara merata.
Baca Juga: Peringatan Dini BMKG Gelombang 2,5 Meter, Ini Wilayah Perairan yang Terdampak 15–18 April 2026
Di Pulau Sumatera, wilayah yang terdampak antara lain Aceh, Bengkulu, Jambi, Lampung, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.
Di Pulau Jawa, potensi serupa terdeteksi di Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
Sementara di Kalimantan, hampir seluruh provinsi masuk dalam kategori ini, yakni Kalimantan Barat, Selatan, Tengah, Timur, dan Utara.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- BMKG
- awan cumulonimbus
- cuaca ekstrem
- prakiraan cuaca
- hujan lebat
- cuaca Indonesia




