Menhaj Sebut Persiapan Layanan Haji 2026 Hampir Rampung

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Menteri Haji dan Umrah RI Mochammad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa persiapan layanan ibadah haji 2026 hampir rampung, dan kini memasuki tahap pengecekan akhir sebelum operasional dimulai.

Hal tersebut disampaikan Gus Irfan dalam konferensi pers di Kantor KSP, Jakarta Pusat, Rabu (15/4).

"Pertama tentang persiapan layanan. Persiapan layanan haji hampir selesai 100%. Tahapan saat ini adalah pengecekan akhir seluruh layanan menjelang operasional haji. Jadi semua sudah tersiapkan," katanya.

"Akomodasi di jemaah di Makkah meliputi 170 hotel di daerah Jarwal, Misfalah, Raudhoh, Syisyah, dan Al-Aziziyah. Kemudian di Madinah ada 100 hotel, seluruhnya di wilayah Markaziyah sehingga tidak diperlukan kendaraan untuk berjalan ke Masjid Nabawi," sambungnya.

Ia menjelaskan, layanan konsumsi juga telah disiapkan secara menyeluruh, baik di Makkah maupun Madinah. Termasuk juga transportasi jemaah.

"Layanan konsumsi di Makkah ada 51 dapur, di Madinah ada 23 dapur. Kemudian transportasi jemaah juga sudah kami siapkan meliputi bus antarkota baik dari Madinah ke Makkah, kemudian dari Jeddah ke Makkah maupun nanti dari Makkah ke Madinah ataupun dari Makkah ke Jeddah untuk keberangkatan pemulangan," ujarnya.

Di sektor kesehatan, pemerintah juga telah menyiapkan fasilitas pendukung bagi jemaah selama menjalankan ibadah haji.

"Kemudian persiapan tentang layanan kesehatan. Layanan kesehatan kami didukung dengan 40 klinik kesehatan di Makkah dan 5 klinik kesehatan di Madinah. Setiap kloter dari rombongan kita didampingi oleh satu dokter dan satu tenaga kesehatan. Untuk klinik-klinik kesehatan kita, kita bekerja sama dengan rumah sakit salah satu rumah sakit besar di Saudi yaitu Saudi German Hospital," jelas dia.

Sementara itu, terkait distribusi kartu Nusuk, Gus Irfan mengungkapkan masih terdapat kendala administrasi pada salah satu penyedia layanan.

"Kemudian kartu Nusuk. Kartu Nusuk kemarin kita sudah memanggil dari dua syarikah yaitu syarikah Dhuyuful Bait dan Masyariq. Masyariq mengatakan Nusuk sudah semua tiba di Indonesia dan sudah dipegang oleh syarikah," kata dia.

"Tapi sampai pagi ini yang syarikah dari Dhuyuful Bait sudah melaporkan bahwa kartu Nusuk tiba di Indonesia Sabtu yang lalu tapi belum keluar dari Bea Cukai" pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ekonomi Kelas Menengah Terjepit Harga Rumah hingga Biaya Pendidikan Anak
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Fadly Amran Pantau Subuh Mubarakah, Dorong Smart Surau dan Padang Rancak Award 2026
• 22 jam lalurealita.co
thumb
Soal Adanya Dugaan Bupati Tulungagung Nonaktif Peras Sekolah hingga Kecamatan, KPK Bakal Dalami
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Terpopuler News: Sosok Penyebar Grup Chat Pelecehan Seksual FH UI, hingga Mahasiswa Emosi saat Pelaku Hadir di Sidang
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.