JAKARTA, DISWAY.ID -- DKI Jakarta Pramono Anung mewanti-wanti pada personel Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) agar tidak memanipulasi penyelesaian laporan warga melalui JAKI menggunakan foto editan AI.
Ke depan, Pramono tidak segan untuk memecat personel PPSU yang kedapatan memanipulasi laporan JAKI menggunakan kecerdasan buatan.
Sebelumnya personel PPSU di Kelurahan Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, kedapatan memanipulasi penyelesaian laporan JAKI menggunakan foto editan AI.
BACA JUGA:Besi Jembatan Ancol Dipreteli Maling, Pramono Desak Pelaku Segera Ditangkap!
Laporan JAKI tersebut berupa keluhan masyarakat terkait parkir liar kendaraan di jalanan perumahan.
Kasus itu kemudian diviralkan oleh akun media sosial (medsos) Threads @seinsh.
Pramono mengatakan, tiga PPSU yang terlibat telah diberikan Surat Peringatan Satu (SP1) dan ancaman pemecatan jika berani mengulangi perbuatannya.
Hal ini diungkapkan Pramono usai memberikan arahan pada acara Townhall Meeting 2026 dengan tema "Menolak Toleransi untuk Manipulasi: Integritas Optimal, Kepercayaan Publik Terjaga" di TIM, Jakarta Pusat pada Rabu, 15 April 2026.
Dalam kesempatan itu, Pramono mengaku telah menemui langsung tiga orang PPSU Kalisari tersebut.
BACA JUGA:Perburuan Dimulai! Pramono Perintahkan Seluruh Wali Kota Basmi Ikan Sapu-sapu
"Jadi ada tiga orang yang sudah mendapatkan SP1 dan tadi secara pribadi tiga-tiganya saya temuin. Dan saya sampaikan ini adalah kesempatan terakhir bagi mereka kalau memang masih ingin bekerja di DKI Jakarta," kata Pramono.
Pramono mengatakan, perbuatan ketiganya telah mencoreng wajah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang dapat melemahkan kepercayaan publik.
"Itu betul-betul mencoreng wajah Jakarta. Dan kami, saya sebagai Gubernur, tidak mau itu terulang kembali," tegasnya.
Pramono Anung meminta seluruh anggota PPSU memberikan kinerja nyata di lapangan, alih-alih sekadar mengejar laporan formalitas untuk atasan.
Tak hanya tiga PPSU, akibat kasus manipulasi AI itu, Pramono juga telah mencopot Lurah Kalisari, Kasi Ekonomi dan Pembangunan, dan Kasi Pemerintahan.
- 1
- 2
- »





