Bisnis.com, JAKARTA — Pengelola kawasan Senayan Square, PT Senayan Trikarya Sempana (STS), resmi mengantongi sertifikasi Greenship Existing Building (EB) Platinum untuk gedung perkantoran Sentral Senayan I.
Langkah ini mempertegas posisi gedung yang beroperasi sejak 1997 tersebut sebagai pemimpin dalam sektor properti komersial berkelanjutan di Jakarta dengan skor penilaian mencapai 90 poin.
Presiden Direktur PT Senayan Trikarya Sempana, Kazuhito Shibuya mengungkapkan perseroan menggelontorkan investasi hingga Rp20 miliar untuk melakukan pemutakhiran komponen bangunan agar selaras dengan prinsip ramah lingkungan.
"Total investasi untuk meningkatkan sistem kami seperti investasi ke pendingin ruangan yang ramah lingkungan, investasi terhadap solar panel itu kurang lebih Rp20 miliar," ujar Kazuhito saat ditemui di Plaza Senayan, Rabu (15/4/2026).
Dia menjelaskan bahwa Sentral Senayan I telah menjalani evaluasi komprehensif guna mengidentifikasi perbaikan operasional, mengingat statusnya sebagai menara kantor tertua di dalam kompleks tersebut.
Salah satu fokus utama adalah efisiensi energi melalui optimasi sistem Heating, Ventilation, and Air Conditioning (HVAC) dengan memperbarui chiller dan Variable Air Volume (VAV) yang mampu menekan konsumsi energi pendinginan hingga di atas 12%.
Baca Juga
- Meneropong Siklus Baru Bisnis Perkantoran di Jakarta
- Bos Properti Blak-blakan Tantangan Pengembangan Rusun Subsidi untuk MBR
- Jurus Pakuwon (PWON) Hadapi Lesunya Bisnis Perkantoran
Selain itu, perusahaan melakukan transisi masif ke pencahayaan LED untuk menurunkan beban termal bangunan serta memasang sistem panel surya tiga fase dengan total kapasitas yang terus meningkat.
Per April 2026, total kapasitas PLTS atap di area tersebut bertambah 300 kilowatt peak (kWp) pada fase ketiga, melengkapi fase pertama 335 kWp dan fase kedua sebesar 500 kWp.
Mengacu pada data yang dipaparkan, dengan skor 90 poin, operasional Sentral Senayan I kini berada jauh di bawah rata-rata konsumsi energi nasional gedung kantor yang berada di level 232 kWh/m² per tahun.
Ke depan, STS juga memfasilitasi penyewa untuk mengakses International Renewable Energy Certificates (I-REC) guna mendukung target net zero emission melalui kolaborasi dengan The Kansai Electric Power Co., Inc.
"Ini menara kantor pertama yang dibangun di kompleks ini, Sentral Senayan I yang telah menjalani evaluasi komprehensif untuk mengidentifikasi perbaikan yang akan membuat bangunan ini lebih ramah lingkungan," pungkasnya.





