Jualan 3 Merek Mobil Ini di bawah 10 Unit per Bulan

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Penjualan mobil di Indonesia pada kuartal pertama 2026 menunjukkan persaingan yang semakin ketat di hampir semua segmen. Namun di tengah tingginya volume beberapa merek, terdapat juga brand yang mencatatkan penjualan sangat minim.

Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia yang dilihat VIVA Otomotif Rabu 15 April 2026, ada tiga merek yang penjualannya bahkan tidak mencapai 10 unit per bulan. Ketiga merek tersebut adalah Volvo, Audi, dan Peugeot.

Baca Juga :
Peminat Mobil Hybrid Masih Banyak, Ada tapinya
Mobil Compact SUV Ini Hadir dengan Wajah Baru

Untuk Volvo, penjualan sepanjang Januari hingga Maret 2026 tercatat hanya 14 unit. Rinciannya, Januari 6 unit, Februari 2 unit, dan Maret kembali 6 unit.

Audi mencatatkan angka yang lebih kecil lagi sepanjang periode tersebut. Total penjualannya hanya 5 unit, dengan distribusi 1 unit di Januari serta masing-masing 2 unit di Februari dan Maret.

Sementara itu, Peugeot tidak mencatatkan penjualan sama sekali selama kuartal pertama 2026. Artinya, merek asal Prancis tersebut mencatatkan nol distribusi dari pabrik ke diler sepanjang periode tersebut.

Jika dirata-ratakan, ketiga merek ini bahkan tidak mencapai 10 unit per bulan. Hal ini sangat kontras dibandingkan merek mass market yang bisa mencatatkan ribuan unit dalam satu bulan.

Minimnya penjualan ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Mulai dari positioning sebagai merek premium, jaringan diler yang terbatas, hingga strategi distribusi yang tidak agresif.

Selain itu, karakter pasar otomotif Indonesia yang masih sensitif terhadap harga juga menjadi tantangan tersendiri. Merek dengan harga tinggi biasanya memiliki volume yang lebih kecil dibandingkan mobil di segmen menengah ke bawah.

Di sisi lain, perubahan tren menuju elektrifikasi juga turut memengaruhi peta persaingan. Beberapa merek baru justru mampu mencatatkan penjualan lebih tinggi berkat produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar saat ini.

Kondisi ini menunjukkan bahwa tidak semua merek memiliki strategi yang sama dalam bermain di pasar Indonesia. Ada yang mengejar volume, tetapi ada juga yang fokus pada eksklusivitas.

Dengan demikian, penjualan di bawah 10 unit per bulan bukan semata soal performa, tetapi juga mencerminkan pendekatan bisnis masing-masing merek. Hal ini menjadi bagian dari dinamika pasar otomotif nasional yang terus berkembang.

Baca Juga :
Bukan Mobil SUV Biasa! Ford Explorer EV Kini Berubah Jadi Van Komersial
Bukan Mobil Mustang Biasa! Edisi Terbatas Ini Dibanderol Rp2,5 Miliar
Jangan Salah! Ini Tanda Aki Mobil 12V Masih Penuh atau Sudah Lemah

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BSI Bidik Naik Kelas ke Bank Besar, Permodalan Jadi Tantangan
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Penjurian Usai, Apresiasi Konektivitas Digital Siap Umumkan Pemenang
• 2 jam laludetik.com
thumb
KPK Bongkar Kasus Jual-Beli Jabatan di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Wibowo Diduga Pasang Tarif Camat dan Kepala Sekolah
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemkot Surabaya Resmi Buka Pendaftaran Bantuan Biaya Kuliah 2026, Simak Syarat dan Alurnya
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Laba BTN Tembus Rp1,1 Triliun Pada Kuartal I 2026, Penyaluran KPR Capai 6 juta Unit
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.