Alternatif Pengganti Plastik, Daun Pisang Kian Diminati

tvrinews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Muchamad Ridwan

TVRI News, Yogyakarta 

Permintaan daun pisang di Pasar Sleman, Kalurahan Tridadi, Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman, mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan ini terjadi seiring dengan naiknya harga plastik yang digunakan sebagai pembungkus makanan.

Para produsen tempe hingga pedagang makanan mulai beralih menggunakan daun pisang sebagai alternatif pembungkus yang lebih ramah lingkungan. Kondisi tersebut membuat penjualan daun pisang meningkat dari sebelumnya sekitar 60 gulung per hari, menjadi sekitar 100 gulung per hari.

Lonjakan permintaan juga dipicu oleh kenaikan harga plastik berbagai ukuran yang kini mencapai Rp5.000 hingga Rp6.000 per gulung.

Salah satu pedagang daun pisang mengaku dalam beberapa hari terakhir dagangannya lebih cepat habis dibanding biasanya. Tidak hanya pelanggan lama, sejumlah pembeli baru juga mulai berdatangan untuk mencari daun pisang sebagai pengganti plastik.

Para pembeli menggunakan daun pisang untuk berbagai kebutuhan, mulai dari membungkus tempe, makanan tradisional, hingga keperluan lain seperti bunga setaman.

Selain dinilai lebih ekonomis, daun pisang juga dianggap lebih ramah lingkungan karena mudah terurai secara alami.

Siswati, pedagang daun pisang, mengatakan peningkatan permintaan sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir.

“Banyak yang pakai untuk lemper, jual nasi, lontong, dan bunga. Satu lempit saya ambil Rp5.000, kalau ecer Rp6.000. Sekarang banyak ibu-ibu yang jualan beli di sini,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pembeli, Rahmawati, berharap harga plastik dapat kembali stabil agar masyarakat tidak terbebani.

“Harapannya harga plastik bisa turun lagi, supaya masyarakat lebih mudah membeli dan tidak terlalu besar pengeluarannya,” katanya, Rabu, 15 April 2026.

Meski penjualan daun pisang meningkat dan memberi keuntungan bagi pedagang, masyarakat tetap berharap harga plastik dapat kembali normal agar tetap terjangkau bagi pengguna yang masih membutuhkannya.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rentetan Tembakan! Kapal Perang Rusia Gelar Latihan di Laut China Selatan
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Apindo Jatim Sebut Ketidakpastian Hukum dan UMK Bebani Ekspansi Perusahaan
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian Perawat usai Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung
• 18 jam lalupantau.com
thumb
TERPOPULER: Ibunda Jupe Kesulitan Ekonomil, Tamara Bleszynski Cuma Jadi Tamu Undangan di Pernikahan Teuku Rassya
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Apakah Ceramah Jusuf Kalla di UGM Menista Agama?
• 7 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.