Grid.ID - Kabar terbaru mengenai perkembangan keluarga Virgoun dan Inara Rusli menunjukkan titik terang yang menyejukkan hati. Anak-anak mereka kini telah resmi kembali tinggal dan menetap di kediaman sang ibu, Inara Rusli.
Keputusan ini menandai babak baru setelah sebelumnya hubungan kedua orang tua tersebut sempat diliputi ketegangan yang cukup panjang. Situasi yang kini mulai mendingin membuat pembagian waktu untuk mengasuh anak-anak menjadi jauh lebih teratur dan kondusif.
"Anak-anak sehat, terus anak-anak sekarang sudah tinggal sama Inara lagi, kembali lagi ke rumah Inara. Paling kalau lagi waktunya tidak sekolah atau libur panjang baru nanti diantar ketemu Virgoun," jelas Febby Carol, dikutip Grid.ID melalui Youtube Reyben Entertainment, Selasa (14/4/2026).
Meski tinggal bersama ibunya, anak-anak tetap memiliki akses penuh untuk bertemu dan menghabiskan hari bersama sang ayah. Proses pertemuan ini biasanya disesuaikan dengan jadwal libur sekolah agar tidak mengganggu aktivitas pendidikan mereka sehari-hari.
Koordinasi antara Inara dan Virgoun kini terjalin dengan sangat baik demi kepentingan masa depan buah hati mereka. Tidak ada lagi hambatan bagi Virgoun untuk menjemput anak-anaknya saat ia memiliki waktu luang di tengah kesibukannya.
"Cuma kan kemarin khawatir terkait dia berdampak dari kasusnya, makanya kemarin anak-anak sempat di tangan Virgoun, tapi sekarang sudah mereda dan komunikasi sudah lebih baik," tambahnya.
Febby Carol mengungkapkan bahwa keponakan-keponakannya saat ini berada dalam kondisi yang sangat sehat serta tampak ceria. Kedamaian yang tercipta antara kedua orang tuanya memberikan dampak psikologis yang sangat positif bagi perkembangan mental mereka.
Putri sulung mereka, Starla, dikabarkan mulai menunjukkan sikap yang lebih mandiri seiring dengan bertambahnya usia. Ia kini sudah mulai belajar merapikan barang-barang pribadinya dan memahami tanggung jawab sederhana di dalam rumah.
Perubahan status domisili anak-anak ini merupakan hasil kesepakatan bersama yang telah dipikirkan secara matang oleh kedua belah pihak. Semua pihak sepakat bahwa lingkungan rumah Inara adalah tempat yang paling tepat untuk keseharian anak-anak saat ini.
Menariknya, anak-anak juga dilaporkan telah menjalin kedekatan yang cukup harmonis dengan istri baru Virgoun yang bernama Lindi. Kehadiran Lindi sebagai ibu sambung ternyata bisa diterima dengan baik oleh anak-anak tanpa menimbulkan gesekan yang berarti.
Kedamaian ini menjadi bukti nyata bahwa konflik masa lalu tidak menghalangi mereka untuk tetap menjadi orang tua yang kompak. Keduanya kini lebih memilih fokus pada tumbuh kembang anak dibandingkan terus mengungkit kesalahan yang sudah berlalu.
Terkait urusan materi, Virgoun tetap memegang teguh komitmennya untuk memenuhi seluruh nafkah dan kebutuhan anak-anaknya. Febby menegaskan bahwa adiknya tersebut tidak pernah absen mengirimkan biaya hidup demi menjamin kenyamanan buah hatinya.
"Mengenai anak-anak ya otomatis 100 persen itu tanggung jawabnya Virgoun, dari sekolah, makan, kebutuhan lain, pembantu, sopir, itu Virgoun semua," jelasnya.
Segala keperluan mulai dari uang sekolah, asupan makanan, hingga biaya asisten rumah tangga masih ditanggung sepenuhnya oleh Virgoun. Tanggung jawab finansial ini tetap berjalan lancar meski status pernikahan Virgoun dengan Inara telah resmi berakhir.
Febby Carol mengaku merasa sangat lega melihat komunikasi yang semakin cair antara adiknya dengan pihak mantan istri. Hal ini membuktikan bahwa kedewasaan dalam bersikap adalah kunci utama dalam menyelesaikan sengketa pengasuhan anak.
Pihak keluarga besar berharap agar Inara dan Lindi bisa terus menjalin hubungan yang baik sebagai sesama sosok pengasuh. Pertemuan ramah yang sudah pernah terjadi antara mereka menjadi fondasi kuat untuk menciptakan hubungan yang damai ke depannya.
"Harapan aku yang sudah-sudah ya biarlah berlalu, mudah-mudahan ini pernikahan yang terakhir, biarkanlah mereka bahagia dengan caranya mereka masing-masing," tutupnya.
Menghindari dampak negatif dari pemberitaan masa lalu kini menjadi fokus utama keluarga dalam mendampingi anak-anak yang mulai beranjak remaja. Dengan lingkungan yang kondusif, diharapkan anak-anak bisa tumbuh normal tanpa terbeban oleh jejak digital orang tuanya.
Setiap pihak kini telah memiliki hak untuk melanjutkan hidup mereka dengan penuh ketenangan dan rasa syukur. Harapan terbaik pun disematkan bagi kebahagiaan keluarga besar ini agar tetap harmonis demi masa depan anak-anak.(*)
Artikel Asli




