AHY Ingin Daerah Transmigrasi Disulap Jadi Kawasan Industri Baru

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan mewacanakan daerah transmigrasi menjadi kawasan industri baru.

AHY Ingin Daerah Transmigrasi Disulap Jadi Kawasan Industri Baru. (Foto Rohman Wibowo/IMG)

IDXChannel - Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK) mewacanakan daerah transmigrasi menjadi kawasan industri baru. Wacana ini ditujukan agar ada kontribusi ekonomi dari potensi sumber daya yang terdapat di daerah transmigrasi.

Menteri Koordinator IPK Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan saat ini sedang membidik kawasan Barelang (Batam, Rempang dan Galang) menjadi kawasan industri bernilai ekonomi tinggi. Sehingga, sejak awal revitalisasi kawasan dan transformasi daerah, termasuk pemberdayaan penduduk lokal maupun transmigran digencarkan oleh pemerintah.

Baca Juga:
AHY Sebut Mayoritas Masyarakat Mudik Lebaran Pakai Mobil dan Motor, Fokus Infrastruktur Jalan

"(Barelang) akan bertransformasi menjadi kawasan industri yang jika dikelola dengan baik bisa menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang nyata dan membuka lapangan pekerjaan, bukan hanya melibatkan masyarakat lokal, tetapi membuka lapangan pekerjaan dengan tingkat keterampilan yang juga harus berstandar tinggi," ujar AHY dalam jumpa pers di kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Selain itu, AHY membidik kawasan transmigrasi di Dompu, Nusa Tenggara Barat. Di sana, terdapat potensi komoditas gula yang cukup melimpah. Ditambah ada Pulau Rote di Nusa Tenggara Timur yang memiliki potensi ekonomi dari sisi pariwisata sehingga layak juga dijadikan sebagai kawasan industri dalam level tertentu. 

Baca Juga:
Jelang Mudik Lebaran 2026, AHY Petakan 2.448 Titik Jalan Rawan Banjir dan Longsor

"Di sinilah kami berusaha untuk mengawinkan potensi lokal, kawasan transmigrasi dengan investasi atau masuknya industri yang juga sekali lagi, jika bertemu di tengah, ini bisa menghadirkan peluang ekonomi yang juga sangat baik," kata AHY.

Baca Juga:
Ada Dinamika Arus Mudik Lebaran, Menko AHY: Masih Terkendali

"Peran (Kementerian) Transmigrasi menjadi semakin sentral karena (Kementerian) Transmigrasi bukan mengurusi orang demi orang, tapi juga termasuk mengintegrasikan antara potensi, peluang, dengan sumber daya yang juga harus terus dikembangkan," ujar dia.

Terkini, kata AHY, Kemenko IPK sedang menggarap potensi ekonomi lokal dari kawasan transmigrasi di Parigi Moutong. Dia membeberkan soal minat China akan durian asal Sulawesi Tengah tersebut. 

Ke depan, Indonesia bakal mengekspor durian dengan nilai ekonomi yang prospektif.

"Ada kawasan (transmigrasi) yang punya potensi untuk pertanian, komoditas perkebunan, yang bukan hanya punya potensi di tingkat lokal, bahkan menjadi komoditas ekspor unggulan. Ekspor durian yang dalam kurun waktu 3 bulan bernilai Rp400 miliar, dan artinya dalam satu tahun bisa lebih dari Rp1 triliun diekspor ke Tiongkok," ujar AHY.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Kesempatan Terakhir Megawati Hangestri Menuju Grand Final
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Tuntut Haknya Dibayarkan, Pekerja Bakal Gugat Suara Merdeka ke Pengadilan Hubungan Industrial
• 39 menit lalukompas.id
thumb
Kasus Mahasiswa UI Cerminan Nyata Kekerasan Berbasis Gender Online di Indonesia
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ciri Kepribadian Orang yang Tidak Bisa Bekerja Tanpa Musik
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Bahlil Bahas Kerja Sama Kilang hingga Pasokan Minyak dengan Menteri Energi Rusia
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.