Mendagri Tito Puji Program Bedah Rumah di Wilayah Papua, Luar Biasa

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memuji program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Papua yang digagas oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Dia menyebutkan permasalahan perumahan di Papua masih cukup tinggi lantaran banyak masyarakat yang belum memiliki rumah yang layak huni.

BACA JUGA: Mendagri Tito dan Jajaran BNPP Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

“Ini Pak Menteri PKP punya program yang sangat luar biasa, baik rumah subsidi maupun bedah rumah dan lain-lain. Bahkan untuk yang bedah rumah ini, tadi minimal dia mengalokasikan 21.000 (rumah di wilayah Papua),” ujar Mendagri seusai Rapat Persiapan Pembangunan dan Rehabilitasi Rumah Layak Huni di 6 Provinsi di Wilayah Papua, di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (15/4).

Dia mengakui belum pernah ada program perumahan yang masif seperti yang dilakukan oleh Kementerian PKP saat ini.

BACA JUGA: Mendagri Tito Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Dirasakan Masyarakat

Eks Kapolri itu bahkan menyebut Kementerian PKP juga memiliki program khusus untuk daerah perbatasan, termasuk di wilayah Papua.

Mendagri mengatakan, masifnya program tersebut akan sulit dilakukan jika hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

BACA JUGA: PPPK Terancam PHK, Mendagri Tito: Jangan Mengharapkan Solusi yang Terakhir Ini

Hal ini mengingat wilayah Papua memiliki enam provinsi dan 42 kabupaten/kota.

“Kalau kami secara mudah-mudah aja ya, 21.000 dibagi 42 kabupaten/kota kan lebih kurang hampir 500. Itu berapa biaya yang harus dikeluarkan APBD setiap kabupaten/kota yang ada di sana?” ujarnya.

Syukurnya, kata Mendagri, pekerjaan ini ditangani oleh Menteri PKP Maruarar Sirait.

“Kami menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pak Menteri Perumahan, Pak Ara Sirait atas program perumahan termasuk bedah rumah di antaranya dengan jumlah yang cukup signifikan di Papua, Tanah Papua,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menjelaskan, selain program bedah rumah, pihaknya juga menyiapkan sejumlah program perumahan bagi masyarakat Papua, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dan rumah subsidi.

“Kemudian juga ada kawasan kumuh tiga [lokasi] yang diperbaiki, yaitu di Papua Induk, di Jayapura, kemudian di Papua Selatan dan juga di Sorong. Jadi programnya itu masif,” jelasnya.

Turut hadir dalam forum tersebut Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, jajaran Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, serta gubernur maupun perwakilan dari wilayah Papua. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mendagri Tito Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, JPNN.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPRD Surabaya Kaji Pelaksanaan Putusan Unicomindo, Tunggu Kepastian Hukum
• 12 jam lalurealita.co
thumb
Serangan Israel Hantam Kamp di Gaza, Area Padat Sipil Terdampak
• 43 menit laludetik.com
thumb
Kuasa hukum IEP Persada sebut korupsi beasiswa BPSDM Aceh libatkan oknum
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Indonesia-AS tingkatkan kolaborasi pertahanan
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Suami Kepergok Selingkuh VCS, Clara Shinta Mantap Cerai: Mau Mati Rasanya
• 10 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.