FAJAR, MAKASSAR — Program Pascasarjana (UMI) menggelar kegiatan Ramah Tamah dan Silaturahmi Periode I Tahun 2026 di Sandeq Ballroom Claro Hotel, Rabu, 15 April.
Kali ini mengusung tema “Mewujudkan Pascasarjana UMI Sebagai Pusat Unggulan Akademik Berbasis Nilai-Nilai Islami Untuk Kesejahteraan Umat”.
Menariknya, Pascasarjana UMI juga telah melahirkan lulusan dari luar negeri, termasuk dari Qatar dan Aljazair.
Direktur Program Pascasarjana UMI, Prof La Ode Husen, mengungkapkan bahwa jumlah wisudawan pada periode ini mencapai 438 orang.
“Rinciannya terdiri dari 362 lulusan program magister dan 66 lulusan program doktor. Selain itu, terdapat 10 orang lulusan magister yang menyelesaikan studi melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL),” ucapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa jumlah mahasiswa aktif Pascasarjana UMI saat ini terus mengalami peningkatan. Pada semester ganjil dan genap, total mahasiswa tercatat sebanyak 812 orang, dengan tambahan registrasi baru sebanyak 138 mahasiswa.
“Dengan angka tersebut, jumlah mahasiswa Pascasarjana UMI kini mendekati 1.000 orang,” ujarnya.
Menariknya, Pascasarjana UMI juga telah melahirkan lulusan dari luar negeri, termasuk dari Qatar dan Aljazair. Hal ini menjadi indikator bahwa kualitas pendidikan yang ditawarkan semakin diakui di tingkat internasional.
Rektor UMI, Prof Hambali Thalib, menyampaikan komitmen universitas untuk terus mengembangkan program studi.
Ia menuturkan bahwa pada tahun 2026, UMI menargetkan pembukaan program doktor (S3) baru di bidang Teknik Kimia dan Teknik Sipil.
“Saat ini kita telah memiliki 21 program studi di Pascasarjana, dan ke depan akan terus bertambah sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas akademik,” jelasnya.
Prof Hambali juga menambahkan bahwa UMI pada tahun ini mendapat kepercayaan dari kementerian untuk menerima mahasiswa asing.
Hal ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mendorong pengembangan institusi menuju standar world class university.
Di sisi lain, Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof Masrurah Mokhtar, menyampaikan kebijakan khusus bagi alumni UMI.
Ia menyebutkan bahwa alumni yang ingin melanjutkan studi di Pascasarjana UMI akan dibebaskan dari biaya pendaftaran sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
Kegiatan ramah tamah dan silaturrahim ini tidak hanya menjadi ajang temu alumni dan civitas akademika, tetapi juga memperkuat sinergi dalam mewujudkan Pascasarjana UMI.
Utamanya sebagai pusat unggulan akademik berbasis nilai-nilai Islami yang berkontribusi nyata bagi kesejahteraan umat.
Salah satu alumni pasca yang akan diwisuda yakni Bupati Luwu Timur, Irwan Bahri Syam.(wis)





