Jakarta, ERANASIONAL.COM – Dinas Tenaga Kerja Kota Depok kembali menghadirkan program yang mempertemukan perusahaan dengan para pencari kerja melalui kegiatan walk-in interview yang akan digelar pada 20 April 2026. Kali ini, kegiatan tersebut difasilitasi bersama PT Sumberdaya Dian Mandiri sebagai mitra rekrutmen.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB dan akan dilaksanakan di Gedung Parkir Lantai 8 Balai Kota Depok. Program ini menjadi salah satu upaya konkret pemerintah daerah dalam memperluas akses informasi lowongan kerja sekaligus mempercepat proses rekrutmen tenaga kerja secara langsung dan efisien.
Kepala Disnaker Kota Depok, Nessi Annisa Handari, menyampaikan bahwa kegiatan walk-in interview ini dirancang untuk memberikan kemudahan baik bagi perusahaan maupun masyarakat yang sedang mencari pekerjaan. Dengan konsep ini, pelamar tidak perlu melalui proses panjang seperti pengiriman berkas secara online yang kerap memakan waktu, melainkan dapat langsung bertemu dengan pihak perusahaan di lokasi.
Menurutnya, penyediaan tempat yang representatif juga menjadi nilai tambah dalam pelaksanaan kegiatan ini. Selain memberikan kenyamanan bagi peserta, fasilitas tersebut memungkinkan perusahaan melakukan proses seleksi secara lebih optimal, mulai dari verifikasi dokumen hingga wawancara awal dalam satu hari yang sama.
Dalam kegiatan tersebut, tersedia berbagai pilihan posisi yang cukup beragam, mulai dari frontliner, IT support, deliveryman, pick pack, field collection, financial advisor, driver B1 dan B2, hingga posisi administrasi. Ragam posisi ini diharapkan dapat menjangkau berbagai latar belakang dan keahlian pencari kerja, sehingga peluang untuk terserap di dunia kerja menjadi lebih besar.
Kesempatan ini terbuka luas bagi masyarakat dengan tingkat pendidikan yang bervariasi, mulai dari lulusan SMA/SMK hingga perguruan tinggi. Setiap posisi tentunya memiliki kualifikasi tersendiri yang harus dipenuhi oleh pelamar, sehingga peserta diimbau untuk mempersiapkan diri dengan baik, termasuk membawa dokumen penting seperti CV, surat lamaran, serta berkas pendukung lainnya.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam merespons dinamika ketenagakerjaan yang terus berkembang. Di tengah persaingan pasar kerja yang semakin ketat, kehadiran program seperti walk-in interview dinilai mampu menjadi solusi praktis dalam menjembatani kebutuhan industri dengan ketersediaan tenaga kerja lokal.
Selain itu, pendekatan ini juga dinilai efektif dalam mengurangi kesenjangan informasi antara perusahaan dan pencari kerja. Tidak sedikit masyarakat yang sebenarnya memiliki kompetensi, namun terkendala akses informasi lowongan kerja yang terbatas. Melalui kegiatan ini, informasi tersebut dapat disampaikan secara langsung dan terbuka.
Pihak Disnaker juga mendorong masyarakat untuk aktif memantau informasi resmi melalui kanal media sosial maupun platform komunikasi lainnya yang dikelola oleh instansi maupun perusahaan terkait. Hal ini penting agar pencari kerja tidak ketinggalan informasi mengenai peluang kerja yang tersedia, termasuk persyaratan dan jadwal pelaksanaannya.
Dalam konteks yang lebih luas, kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta seperti ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif. Dengan melibatkan berbagai pihak, peluang untuk menekan angka pengangguran terbuka semakin besar, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Nessi juga berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal. Ia menekankan bahwa kegiatan walk-in interview bukan hanya sekadar ajang melamar pekerjaan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengasah kemampuan komunikasi, membangun kepercayaan diri, serta memahami kebutuhan dunia kerja secara langsung.
Melalui kegiatan ini, Disnaker Kota Depok ingin memastikan bahwa setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses kerja yang lebih luas dan merata.
Dengan terselenggaranya walk-in interview ini, diharapkan semakin banyak tenaga kerja lokal yang dapat terserap ke dunia industri. Hal ini tidak hanya berdampak pada penurunan angka pengangguran, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan ekonomi di Kota Depok secara keseluruhan.





