Lahir di Tengah Perang, Bayi Kembar Ini Jadi Pelipur Lara dan Harapan di Lebanon | BERUT

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.TV - Di tengah gempuran perang dan deru ledakan yang tak kunjung usai di Lebanon, tangis kecil dari sepasang bayi kembar ini sedikit memberikan kedamaian.

Tangis itu datang dari Mahdi dan Hammoudi, bayi kembar yang lahir dari seorang ibu bernama Ghada, yang terpaksa melahirkan di tengah pengungsian di Sidon.

Kehadiran keduanya menjadi pelipur lara di tengah kecemasan akan konflik antara Israel dan kelompok Hizbullah.

Serangan udara Israel telah menghancurkan rumah Ghada, memaksanya menghadapi persalinan tanpa persiapan. Kedua bayinya bahkan lahir secara prematur dan sempat mengalami kondisi kesehatan yang memprihatinkan.

Meski lahir di tengah konflik dan keterbatasan fasilitas, Ghada tetap berusaha tegar demi kedua buah hatinya. Di tengah situasi perang yang belum mereda, kehadiran bayi kembar ini menjadi simbol harapan di tengah ketidakpastian.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya! 

Baca Juga: Makin Tegang! AS-Iran Berebut Selat Hormuz, Negara-Negara Eropa Kecam Langkah Amerika

#perang #bayikembar #lebanon #timurtengah

Penulis : Shinta-Milenia

Sumber : Kompas TV

Tag
  • bayi kembar
  • lebanon
  • israel
  • perang
  • timur tengah
  • warga lebanon
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Belanja Makin Mudah dan Hemat di Era Digital, Voucher Jadi Solusi Praktis Favorit Masyarakat
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Tips Styling Rambut Sesuai Outfit
• 20 jam lalubeautynesia.id
thumb
WN Prancis di Bali Aniaya Warga di Gym, Ditangkap Polisi
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Termurah Rp1,504 Juta, Simak Update Harga Emas Pegadaian pada 15 April 2026
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
RI Amankan Pasokan Minyak dan LPG dari Rusia
• 17 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.