Anak Usaha Astra (ASGR) Bakal Tebar Dividen Rp 211 per Saham, Intip Jadwalnya

katadata.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Emiten Grup Astra, PT Astra Graphia Tbk (ASGR) atau Astragraphia akan membagikan dividen hingga Rp 211 per saham. Keputusan itu disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4).

Perseroan menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 sebesar Rp 270,61 miliar dan saldo laba ditahan tahun buku 2024 sebesar Rp 54,43 miliar. Dengan demikian, total dividen tunai yang dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada 27 April 2026 sebesar Rp 241 per saham atau setara Rp 325,06 miliar.

Jumlah tersebut sudah termasuk dividen interim tahun buku 2025. Sisanya dividen tunai sebesar Rp 211 per saham atau senilai Rp 284,59 miliar.

“Sehingga sisanya sebesar Rp 211 setiap saham atau seluruhnya berjumlah Rp 284,59 miliar akan dibayarkan kepada pemegang saham ASGR pada tanggal 13 Mei 2026,” demikian hasil RUPS perusahaan, Rabu (15/4). 

Selain menetapkan pembagian dividen, salah satu agenda RUPST yang telah disetujui adalah pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Astragraphia. Berikut susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Astragraphia:

  • Presiden Komisaris : Santosa
  • Komisaris : Gunawan Geniusahardja
  • Komisaris Independen : Arya Narayana Soemali
  • Komisaris Independen : Cynthia Afriani
  • Presiden Direktur : Hendrix Pramana
  • Direktur : King Iriawan Sutanto
  • Direktur : Widi Triwibowo
  • Direktur : Trivena Nalsalita

Presiden Direktur Astra Graphia, Hendrix Pramana mengatakan, sepanjang 2025 perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 271 miliar atau tumbuh 32% dibandingkan 2024. Kemundian pendapatan perusahaan mencapai Rp 2,99 triliun.

Ia menjelaskan kinerja positif tersebut ditopang dari pertumbuhan bisnis pada segmen solusi teknologi informasi, penerapan operational excellence sebagai fondasi utama, serta pengelolaan arus kas yang sehat. 

Selain itu, percepatan digitalisasi proses bisnis dan inovasi berkelanjutan juga turut mendorong penguatan bisnis inti serta peningkatan kapabilitas layanan perseroan.

“Dan daya saing di industri serta membuka peluang baru untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan,” kata Hendrix dalam keterangan resminya, Rabu (15/4).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DKI Bangun Dua Jalan Layang Baru hingga 2030
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Video: Trump Beri Sinyal Negosiasi As-Iran Ke-2, Tempat Masih Abu-Abu
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Remaja Tawuran di Tamansari Ternyata Konsumsi dan Edarkan Narkoba
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Kapan Veda Ega Pratama Balapan di Spanyol? Cek Jadwal Penebusan Dosa “The Rocket Boy”
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Ekonomi Kelas Menengah Terjepit Harga Rumah hingga Biaya Pendidikan Anak
• 9 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.