Jakarta: Evolusi pemasaran kembali memasuki babak baru dengan hadirnya Marketing 7.0, buku terbaru karya Philip Kotler, Hermawan Kartajaya, dan Iwan Setiawan. Setelah peluncuran resminya di Amerika Serikat pada 7 April 2026, Indonesia menjadi salah satu negara yang turut menghadirkan diskusi awal buku ini melalui ajang WOW Brand 2026.
Kehadiran Marketing 7.0 menandai pergeseran penting dalam dunia pemasaran. Jika sebelumnya teknologi menjadi pusat perhatian, kini fokus bergeser pada bagaimana memahami cara kerja pikiran manusia.
Seminar WOW Brand 2026, 16 April 2026, di Jakarta. (Dok. Istimewa)
Pendekatan ini menekankan bahwa strategi pemasaran yang efektif tidak cukup hanya mengandalkan data dan algoritma, tetapi harus mampu membaca bagaimana konsumen berpikir dan merasakan.
Dengan pembahasan konsep yang relevan dan aktual buku Marketing 7.0: A Guide for Thinking Marketers in the Age of AI yang digagas oleh Philip Kotler, Hermawan Kartajaya, dan Iwan Setiawan hingga berita ini ditulis akan diterjemahkan ke dalam delapan bahasa, yakni bahasa Cina, Turki, Rusia, Bulgaria, Portugis, Vietnam, Arab dan Taiwan.
WOW Brand 2026, yang akan digelar pada 16 April, menjadi momentum strategis untuk mengangkat diskursus tersebut. Mengusung tema “Branding in the Age of AI”, acara ini mempertemukan para praktisi brand, marketer, dan pelaku industri untuk membahas bagaimana menyeimbangkan kecanggihan teknologi dengan sentuhan kemanusiaan.
Diskusi akan dibuka melalui sesi Opening Plenary oleh Iwan Setiawan sebagai COO of MCorp yang akan mengulas lanskap isi pemikiran di dalam konsep Marketing 7.0.
Pembahasan akan diperdalam dalam sesi Being More Human in the Age of AI yang menghadirkan Yudi Sadono, Senior Vice President Marketing PT Pegadaian; Irsan Yapto, CEO & Founder Link Group; serta Norisa, EVP Transaction Banking Business Development BCA. Sesi ini akan mengupas bagaimana brand dapat tetap membangun koneksi emosional yang autentik di tengah dominasi automasi.
Marketing 7.0 Resmi Hadir di Indonesia. (Dok. Istimewa)
Sementara itu, perspektif teknologi dan strategi akan dibahas dalam sesi Being More Advanced in the Age of AI bersama Nur Hidayat Dwi Santoso, GM Brand Strategy Management Telkomsel; Febri Satria Hutama, Marketing Director Le Minerale; dan Edward Tirtanata, Founder & CEO Kopi Kenangan. Diskusi ini akan menyoroti bagaimana data, infrastruktur digital, dan AI dapat dimanfaatkan untuk menciptakan strategi pemasaran yang lebih presisi, scalable, dan relevan.
Seluruh rangkaian acara akan ditutup oleh Hermawan Kartajaya, Founder & Chair of MCorp yang akan memberikan perspektif strategis mengenai arah masa depan pemasaran, sekaligus menegaskan pentingnya memahami manusia di tengah kemajuan teknologi.
Selain sesi diskusi, WOW Brand 2026 juga menghadirkan awarding session berbasis WOW Brand Survey yang melibatkan responden dari seluruh Indonesia. Survei ini memotret fenomena 300 brand dengan tingkat advokasi yang tinggi di pasar Indonesia.
Dalam konteks tersebut, peluncuran Marketing 7.0 di WOW Brand 2026 menjadi lebih dari sekadar agenda tambahan. Momentum ini menegaskan bahwa diskusi tentang masa depan pemasaran tidak lagi hanya berbicara tentang teknologi, tetapi juga tentang bagaimana memahami cara manusia berpikir dan merespons dunia yang semakin terdigitalisasi.
Sampai jumpa WOW Brand 2026 pada 16 April 2026 di The Ballroom, Djakarta Theater, Jakarta. Kursi masih tersedia 50 seat terakhir untuk para praktisi brand, marketer, serta pelaku industri yang ingin memahami arah baru pemasaran. Amankan tiket Anda sekarang di https://wowbrand.id/.




