Insiden pasukan penjaga perdamaian di Lebanon selatan (UNIFIL) dengan tentara Israel (IDF) kembali terjadi. IDF mengadang konvoi kendaraan UNIFIL yang sedang mengarah ke markas UNIFIL di Naqoura.
UNIFIL dalam pernyataan tertulis pada Rabu (15/4) mengatakan, peristiwa pengadangan itu terjadi pada Selasa petang waktu setempat.
“Kemarin sore, sebuah konvoi rutin yang mengangkut penjaga perdamaian militer dan sipil, serta kontraktor penting, dari Beirut menuju markas UNIFIL dihentikan oleh personel Pasukan Pertahanan Israel (IDF) beberapa kilometer dari tujuan mereka di Naqoura,” ungkap UNIFIL.
UNIFIL menjelaskan, kendaraan berlogo PBB itu akhirnya diizinkan untuk melanjutkan perjalanan.
"Namun, para kontraktor lokal diminta kembali ke Beirut dengan pengamanan, meskipun konvoi tersebut sebelumnya telah dikoordinasikan sepenuhnya, termasuk kehadiran mereka," beber UNIFIL.
Menurut UNIFIL, pengadangan ini bukan kali ini saja.
“Ini bukan insiden terisolasi. Pembatasan serupa, baik melalui blokade fisik di jalan maupun pembatalan izin yang telah diberikan sebelumnya, telah mempengaruhi penjaga perdamaian maupun personel penting yang mendukung mereka,” jelas UNIFIL.
Bisa Ganggu Logistik Pasukan UNIFILUNIFIL mengatakan, tindakan-tindakan IDF ini menimbulkan kekhawatiran terkait ketepatan waktu pengiriman pasokan penting, termasuk makanan, bahan bakar, dan air, ke posisi-posisi UNIFIL, khususnya di sepanjang Garis Biru (Blue Line).
“Meskipun tantangan tersebut sejauh ini masih dapat diatasi, pembatasan pergerakan yang berkelanjutan berisiko melemahkan keberlangsungan operasi, termasuk kemampuan penjaga perdamaian untuk melaksanakan mandat pelaporan atas pelanggaran Resolusi 1701,” kata mereka.
Resolusi 1701 adalah resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengatur gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah di Lebanon selatan menyusul invasi Israel ke wilayah tetangganya itu.
Resolusi ini mengatur penarikan pasukan Israel dari Lebanon selatan, memperkuat mandat UNIFIL, dan menetapkan Garis Biru (Blue Line) sebagai batas pemantauan.
Tank Merkava IDF Tabrak Konvoi UNIFILPada 12 April 2026, UNIFIL juga mengeluarkan pernyataan adanya truk Merkava IDF yang menabrak kendaraan konvoi UNIFIL.
"Pada dua kesempatan hari ini, tentara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menabrak kendaraan UNIFIL dengan sebuah tank Merkava, dan dalam salah satu insiden menyebabkan kerusakan signifikan. Para tentara tersebut telah memblokir jalan di Bayada yang digunakan untuk mengakses posisi-posisi UNIFIL," ujarnya.





