Wakaf Energi Diperkuat, Peta Jalan Solarisasi Masjid Disusun

disway.id
18 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Pemerintah bersama organisasi masyarakat sipil (CSO) memperkuat kolaborasi dalam menyusun peta jalan solarisasi masjid dan pesantren sebagai bagian dari transisi energi nasional.

Langkah ini sekaligus mengintegrasikan ekosistem wakaf dan sedekah energi untuk mendukung pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).

Gagasan ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi Wakaf dan Sedekah Energi yang diselenggarakan MOSAIC (Muslims for Shared Action on Climate Impact) di Jakarta.

BACA JUGA:Pemerintah Gelontorkan Rp48,7 Triliun untuk 96,8 Juta Jiwa PBI BPJS Kesehatan

Forum tersebut menghadirkan perwakilan Kementerian Agama, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta berbagai lembaga filantropi dan komunitas.

Direktur Program MOSAIC, Aldy Permana, mengatakan ahwa masjid dan pesantren memiliki peran strategis dalam mendorong adopsi energi bersih.

“Ketika fasilitas keagamaan memanfaatkan energi surya, dampaknya tidak hanya pada efisiensi biaya, tetapi juga edukasi publik secara luas,” ujar Lady, di Jakarta, Selasa, 14 April 2026.

Ia menambahkan, bahwa program Sedekah Energi yang telah dijalankan MOSAIC berhasil memasang panel surya di enam lokasi dengan total kapasitas 23.525 WP.

Program ini juga melibatkan lebih dari 21.000 donatur di berbagai daerah seperti Sembalun, Yogyakarta, Tasikmalaya, hingga Sumatera Barat.

Dari sisi pemerintah, Kementerian ESDM menilai potensi energi surya di Indonesia sangat besar, mencapai 3.294 gigawatt.

BACA JUGA:Isu Pesawat AS Bebas Melintas di Indonesia, Dino Patti Djalal Minta Pemerintah Hati-hati

Namun, pemanfaatannya masih terbatas dan perlu percepatan melalui berbagai inisiatif kolaboratif.

Sementara itu, Kementerian Agama mendorong solarisasi masjid melalui program ekoteologi 2026.

Kasubdit Bina Kelembagaan dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf, Muhibuddin, mengungkapkan target awal mencakup 50 masjid yang siap mengadopsi teknologi hijau.

“Kami juga mendorong masjid menjadi Unit Pengumpul Zakat agar pembiayaan bisa mandiri, serta memperkuat literasi energi melalui puluhan ribu penyuluh agama,” katanya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tim Advokat Kritik Pelimpahan Kasus Air Keras Andrie Yunus, Motif Dendam Pribadi Dinilai Tak Tepat
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Menko Yusril Soroti Skema Penanganan Kasus Koneksitas Sipil-Militer
• 12 jam lalutvrinews.com
thumb
Guru Honorer Ini Dicatut Beli Ferrari Rp 4,2 M Usai Dapat Telepon Tak Dikenal
• 10 jam laludetik.com
thumb
Pemilik Platform Media Sosial Snapchat PHK 1.000 Karyawan
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Hadapi El Nino, Pramono Waspadai Ancaman Ketersediaan Pangan hingga ISPA
• 11 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.