Bareskrim Bongkar Sindikat Phishing Internasional, Raup Rp25 Miliar dari Aksi Penipuan Digital

rctiplus.com
18 jam lalu
Cover Berita
Bareskrim Bongkar Sindikat Phishing Internasional, Raup Rp25 Miliar dari Aksi Penipuan DigitalNasional | okezone | Kamis, 16 April 2026 - 09:31

JAKARTA – Bareskrim Polri membongkar sindikat penipuan online atau phishing dengan modus tools palsu yang beroperasi lintas negara. Dalam kasus ini, polisi menangkap dua orang berinisial GWL dan FYTP yang meraup keuntungan hingga puluhan miliar rupiah.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa kasus tersebut terungkap dari patroli siber yang menemukan situs mencurigakan yang menjual script phishing. Penelusuran kemudian mengarah pada platform w3llstore.com yang terhubung dengan distribusi tools melalui bot Telegram.

"Hasilnya, tools yang diperoleh terbukti dapat digunakan untuk aksi phishing, termasuk mencuri kredensial dan mengambil alih akun korban," kata Johnny, Kamis (16/4/2026).

Ia menerangkan, tools ini bekerja dengan menyedot data saat korban memasukkan username dan password, bahkan mampu mengambil session login sehingga pelaku dapat mengakses akun tanpa perlu kode OTP.

Baca Juga:H-6 Lebaran, 16 Ribu Kendaraan Menyeberang dari Pelabuhan Ciwandan ke Sumatera

Pengungkapan kasus ini juga melibatkan kerja sama dengan Federal Bureau of Investigation (FBI), untuk mengidentifikasi korban di Amerika Serikat sekaligus menelusuri jaringan pengguna tools tersebut.

 

Dalam perannya, GWL bertindak sebagai pembuat sekaligus pengelola tools dan sarana distribusi, sementara FYTP mengelola aliran dana hasil kejahatan melalui kripto dan rekening bank.

Johnny menambahkan, modus transaksi telah beralih dari situs web ke Telegram dengan pembayaran berbasis kripto. Dari penelusuran transaksi sejak 2021 hingga 2026, kedua tersangka diperkirakan telah meraup keuntungan hingga Rp25 miliar.

“Dari penelusuran transaksi sejak 2021 hingga 2026, kedua tersangka diperkirakan telah meraup keuntungan hingga Rp25 miliar,” ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa pengungkapan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keamanan ruang digital.

“Ini menunjukkan kejahatan siber memiliki dampak luas dan lintas negara. Polri akan terus menindak tegas dan memperkuat kerja sama internasional,” pungkasnya.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terungkap, Begini Trik Korupsi Ketua Ombudsman "Main Surat Rekomendasi" untuk Perusahaan Tambang
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Baru Dilantik Pekan Lalu, Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditahan Kejagung
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Mal Sepi Bak Kuburan, Raja HP Pilih Tutup Toko
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bayern Muenchen amankan tiket semifinal usai taklukkan Real Madrid 4-3
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
10 Negara Ini Penduduknya paling Rajin Menabung
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.