Apple dilaporkan tengah menyiapkan bonus kepada para karyawan dengan jumlah yang besar. Tampaknya, alasan ini bukan tanpa sebab, Apple ingin mempertahankan talenta terbaiknya agar tetap bekerja di sana.
Berdasarkan laporan Bloomberg, bonus diberikan ke para perancang hardware untuk perangkat iPhone dengan total nilai hingga 200 ribu hingga 400 ribu dolar AS. Jika dirupiahkan, angkanya bisa mencapai hingga Rp 6,8 miliar rupiah (kurs Rp 17.145).
Bonus ini dipandang sebagai cara untuk mencegah karyawan pindah ke perusahaan dengan tawaran gaji tinggi seperti OpenAI.
Bonus itu dalam bentuk unit saham yang akan diberikan secara bertahap selama empat tahun ke depan. Artinya, karyawan harus tetap bekerja di Apple selama empat tahun penuh untuk menerima keseluruhan bonus.
“Karyawan melihat kenaikan gaji sebagai respons langsung terhadap (meningkatnya tawaran) rekrutmen dari perusahaan rintisan (lain) baru-baru ini,” sebut Mark Gurman, jurnalis teknologi Bloomberg, yang banyak menulis soal Apple dilansir 9to5 Mac.
Namun menurutnya, bonus tersebut hanyalah sebagian kecil dari apa yang ditawarkan OpenAI dan perusahaan lain, kata Mark Gurman.
Apple sempat ditinggal oleh Tang Tan, eks VP of Product Design Apple pada Februari 2023 lalu. Hal ini telah memicu perombakan pada lini produk terpenting Apple.
Hengkangnya Tan berarti "pukulan" bagi tim desain Apple. Selama di Apple, orang-orang memuji Tan karena telah membuat banyak keputusan penting tentang produk-produk terpenting Apple.
Tim yang dipimpin Tan disebut memiliki kendali ketat atas fitur dalam produk, termasuk tampilan perangkat dan bagaimana perangkat tersebut dirancang. Tan juga membantu membuat AirPods dan Apple Watch “menjadi pendorong pertumbuhan utama bagi Apple.
Tan sekarang bekerja di OpenAI sebagai Chief of Hardware Officer. Selain Tan rupanya OpenAI juga telah merekrut lusinan karyawan lain yang sebelumnya pernah bekerja di Apple.





