Kolaborasi Lintas Negara, Fakultas Vokasi Unhas Bahas Teknologi Akuakultur dan Ilmu Kelautan

terkini.id
18 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Makassar — Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin menggelar International Guest Lecture and Vocational Workshop 2026 dengan menghadirkan akademisi dan praktisi internasional sebagai upaya memperkuat kolaborasi global dan mendorong inovasi di sektor akuakultur.

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Gedung Pertemuan Ilmiah Fakultas Vokasi, Kamis 16 April 2026 ini diikuti ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi dan instansi di Indonesia.

Peserta yang terdiri dari mahasiswa dan perwakilan berbagai institusi menunjukkan antusiasme tinggi, khususnya dalam sesi diskusi mengenai inovasi teknologi akuakultur, pengelolaan sumber daya perikanan, hingga transformasi digital.

Acara tersebut merupakan kolaborasi antara Program Studi Budidaya Laut dan Pantai (BDLP) serta Program Studi Teknologi Akuakultur dan Pascapanen Perikanan (TAPPP), dengan menghadirkan narasumber dari Dalian Ocean University, Asosiasi Pemimpin Digital Indonesia, Universitas Pattimura, dan Universitas Hasanuddin.

Sebagai pembicara utama, Zheng Peng menekankan pentingnya penerapan sistem manajemen terstandar dalam meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan sektor perikanan dan akuakultur.

“Penerapan sistem manajemen yang terstandar menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan sektor perikanan,” ujarnya.

Bahas Teknologi hingga Sumber Daya Akuakultur

Sejumlah pembicara turut memperkaya diskusi lintas bidang.

Li Bingyu membahas pemanfaatan mikroba laut dalam akuakultur, sementara He Xin mengulas teknologi peringatan dini dan sistem prediksi dalam budidaya kerang.

Di sisi lain, Grace Heny Mardjianto menyoroti pentingnya penguatan talenta digital di era kecerdasan buatan.

Sementara itu, Endang Jamal memaparkan dinamika kualitas air dan pertumbuhan rumput laut, serta Dian Novita Sari mengulas pemanfaatan transcriptomics untuk pengembangan nutrisi ikan.

Dorong Kolaborasi Global Pendidikan Vokasi

Kegiatan ini dipimpin oleh Dian Novita Sari sebagai ketua panitia dan dibuka oleh Muh. Restu selaku Dekan Fakultas Vokasi UNHAS.

Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.

“Pendidikan vokasi harus responsif terhadap perkembangan industri global. Kolaborasi lintas negara menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing lulusan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Vokasi UNHAS menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berbasis kolaborasi global yang adaptif terhadap kebutuhan industri.

“Kegiatan ini diharapkan mampu memperluas jejaring akademik sekaligus mendorong lahirnya inovasi di bidang akuakultur yang berkelanjutan dan berdaya saing internasional,” tandasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Israel Serang Lebanon Jelang Gencatan Senjata Berlaku, 7 Orang Tewas
• 3 jam laludetik.com
thumb
Satu Tahun Program MBG, Cak Imin Soroti Dampak Ekonomi Rakyat
• 13 jam laludisway.id
thumb
Kemenperin Percepat Dekarbonisasi Industri Semen Nasional melalui Lima Pilar Strategis
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Lombok Tengah Capai 54 Persen
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Bukan Sarjana Pendidikan, Namun Terpanggil untuk Mendidik
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.