5 Tim Masih Berpeluang Juara Super League 2025/2026, Persebaya Terlempar dari Persaingan

harianfajar
16 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, JAKARTA – Peta perburuan gelar juara Super League 2025/2026 kini memasuki fase “kiamat” bagi sebagian besar kontestan. Memasuki pekan ke-28, ambisi mengangkat trofi kasta tertinggi sepak bola tanah air ini resmi mengerucut hanya kepada 5 tim. Sementara raksasa Jawa Timur, Persebaya Surabaya, secara matematis telah dinyatakan gugur dari perebutan takhta.

Persib Bandung yang tengah duduk nyaman di singgasana klasemen kini menjadi “hantu” sekaligus barometer utama. Perolehan poin Maung Bandung memaksa tim-tim lain menghitung sisa napas mereka di tujuh laga pamungkas musim ini.

Hingga pekan ke-27, armada Maung Bandung tampil nyaris tanpa cela. Koleksi 64 poin yang mereka amankan dari 20 kemenangan dan 4 hasil imbang membuat Persib sulit dikejar. Dengan sisa 21 poin maksimal yang bisa diraih tiap tim, standar minimal untuk tetap bernapas di jalur juara adalah mengantongi lebih dari 43 poin.

Situasi ini menempatkan Bhayangkara FC di posisi paling kritis. Menempati peringkat kelima dengan 44 poin, The Guardian menjadi tim terakhir yang secara teknis masih bisa melampaui Persib. Syaratnya pun mustahil salah: wajib menyapu bersih tujuh laga sisa untuk mencapai poin maksimal 65.

Namun, nasib Bhayangkara FC dan Malut United (46 poin) juga berada di ujung tanduk. Bhayangkara FC bisa tersingkir dari peta juara pada pekan 28 jika Persib Bandung meraih kemenangan.

Hal serupa berlaku bagi Malut United. Jika jarak 18 poin dengan Persib tak terpangkas, pintu juara bagi mereka resmi tertutup.

Pukulan Telak bagi Bonek

Kabar pahit harus diterima publik Surabaya. Persebaya Surabaya yang tertahan di posisi ke-6 dengan 42 poin, kini resmi menjadi penonton dalam pacuan gelar. Sekalipun Green Force tampil sempurna dan menyapu bersih tujuh kemenangan sisa, poin maksimal mereka hanya akan menyentuh angka 63. Masih kalah satu poin dari perolehan Persib saat ini.

Kegagalan ini menandai antiklimaks dari perjuangan panjang Persebaya, menyisakan pertarungan hambar untuk sekadar mengamankan posisi di papan tengah klasemen.

Ketidakkonsistenan di pertengahan musim menjadi alasan utama mengapa Persebaya harus mengubur mimpi juaranya lebih awal. Musim ini mengoleksi 9 hasil imbang. Terbanyak di jajaran papan atas.

Green Force terlalu sering membuang poin krusial saat menghadapi tim semenjana, yang kini terbukti menjadi kerugian tak ternilai di akhir musim.

Persib, Borneo, dan Persija

Secara realistis, trofi juara kini hanya diperebutkan oleh “Tiga Besar”. Jarak 4 poin antara Persib (64) dan Borneo FC (60) menjanjikan drama di setiap pekannya. Sementara Persija Jakarta (55) masih mengintai sebagai dark horse, meski butuh keajaiban berupa terpelesetnya kedua rival di atas mereka secara bersamaan.

Memasuki sisa tujuh laga, faktor mental dan kebugaran menjadi kunci utama. Persib Bandung memiliki keunggulan psikologis masif karena mereka hanya butuh sedikit kemenangan lagi untuk mengunci gelar secara permanen.

Namun, kejutan sering terjadi saat tim papan atas bertemu tim bawah yang tengah berjuang menghindari degradasi, seperti Madura United atau Semen Padang, yang berpotensi menjadi “batu sandungan” mematikan. (*)

Klasemen Sementara

  1. Persib 27 20 4 3 48-16 64
  2. Borneo 27 19 3 5 56-27 60
  3. Persija 27 17 4 6 50-25 55
  4. Malut Utd 27 13 7 7 53-35 46
  5. Bhayangkara 27 13 5 9 36-31 44
  6. Persebaya 27 11 9 7 38-33 42
  7. Persita 27 12 5 10 35-26 41
  8. Dewa Utd 27 12 4 11 33-32 40
  9. PSIM 27 9 11 7 36-35 38
  10. Bali Utd 27 9 9 9 43-41 36
  11. Arema FC 27 9 8 10 38-37 35
  12. Persik 27 8 6 13 33-47 30
  13. PSM 27 6 10 11 32-36 28
  14. Persijap 27 6 7 14 24-42 25
  15. Persis 27 5 9 13 31-46 24
  16. Madura 27 5 8 14 27-46 23
  17. S Padang 27 5 5 17 22-45 20
  18. PSBS Biak 27 4 6 17 29-64 18

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dedi Mulyadi Tegas soal Banjir Bandung: Stop Alih Fungsi Sawah Jadi Perumahan
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Lulu Tobing Sempat Ragu saat Dapat Peran Ibu yang Idap Penyakit di Film Terbaru
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
RUU PSDK Prioritaskan Pemulihan Korban Melalui Restitusi Dana Abadi
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Emiten Olympic Group (CSIS) Berikan Hak Merek Plano ke Dwitunggal Bangun Persada
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Terima KWP Awards, Menpora: Sport Diplomacy Penting untuk Jaga Hubungan Negara
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.