SURABAYA, iNews.id - TNI Angkatan Laut (AL) terus mengidentifikasi drone laut berbendera asing yang ditemukan di perairan Selat Lombok. Teknologi pada perangkat tersebut diharapkan dapat dipelajari untuk mendukung kepentingan maritim Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Kepala Staf TNI AL (Wakasal), Laksamana Madya TNI Edwin usai menghadiri wisuda semester gasal tahun akademik 2025/2026 di Universitas Hang Tuah, Surabaya.
Menurutnya, keberadaan drone laut atau Unmanned Underwater Vehicle (UUV) tersebut menjadi peluang untuk mempelajari teknologi kelautan sekaligus mengembangkan kemampuan industri dalam negeri.
Drone laut yang saat ini diamankan di Pangkalan TNI AL (Lanal) Mataram itu rencananya diteliti dan dikembangkan dengan melibatkan sejumlah pihak, termasuk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta kalangan akademisi.
Melalui pengembangan tersebut, TNI AL diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam memahami kondisi dan karakteristik laut, sekaligus memperkuat penguasaan teknologi maritim.
Baca Juga:Rayakan Halal Bihalal dengan Suasana Kampung Halaman di BATIQA Hotel Palembang“Dengan adanya drone laut ini, teknologinya bisa kita pelajari untuk kepentingan maritim,” ujar Edwin.
Sebelumnya, nelayan di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), menemukan benda mencurigakan di perairan Selat Lombok pada Senin (6/4/2026), yang kemudian diketahui sebagai drone laut milik negara asing.
#jatim




