Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, memuji langkah Presiden Prabowo Subianto dalam mengeksekusi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program ini bukan sekadar pemenuhan gizi, melainkan wujud nyata dari strategi politik anggaran yang telah menjadi cita-cita lama bangsa Indonesia.
"Politik anggaran melalui program Makan Bergizi Gratis ini adalah cita-cita yang amat lama sebagai sebuah bangsa. Politik anggaran yaitu cara kita mengelola anggaran yang bisa cepat dinikmati dan melibatkan seluruh pihak," ujar Cak Imin usai acara refleksi satu tahun program MBG di Jakarta, Kamis (16/4).
Ia menilai, pemerintahan saat ini berhasil membuktikan bagaimana anggaran negara bisa langsung berdampak dan dirasakan oleh masyarakat lapis bawah, hingga mampu melahirkan banyak pengusaha baru di berbagai daerah.
"Politik anggaran yang benar adalah kebijakan pengeluaran anggaran negara yang berdampak langsung dan bisa dinikmati secara merata dalam jumlah yang besar, merata dan masif," tegasnya.
Cak Imin menekankan bahwa strategi distribusi anggaran yang masif melalui dapur-dapur gizi ini merupakan komitmen kuat dari Presiden Prabowo untuk mengubah orientasi birokrasi.
"Politik anggaran inilah salah satu yang menjadi komitmen Pak Presiden Prabowo menggeser orientasi cara kerja pemerintah dalam mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyatnya," tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa setiap rupiah uang negara yang dikeluarkan saat ini tidak hanya habis untuk konsumsi, tetapi berhasil menciptakan ekosistem ekonomi dan pemberdayaan baru di tingkat desa.
"Di mana setiap rupiah anggaran negara harus betul-betul memiliki dampak dan menghasilkan ekosistem pemberdayaan, sehingga tidak hanya memberikan gizi namun juga menggerakkan ekonomi masyarakat secara luas," pungkas Cak Imin.





