Sebuah helikopter dilaporkan jatuh di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalbar, pada Kamis, 16 April 2026.
Berdasarkan data sementara dari Basarnas, helikopter berwarna putih tersebut hilang kontak pada pukul 09.35 WIB. Titik terakhir yang terdeteksi berada pada koordinat 00°12'00"S, 110°44'00"E.
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, membenarkan hal tersebut.
"Saat ini 20 personel gabungan dari SAR, Lanud Supadio dan Paskhas sudah berangkat dengan helikopter Super Puma untuk melakukan pencarian titik survilance," kata Made saat dikonfirmasi.
Hingga saat ini, penyebab pasti jatuhnya helikopter tersebut masih belum diketahui. Informasi mengenai jumlah penumpang maupun kondisi korban juga belum dapat dipastikan.





