Indonesia Sudah Ekspor 1.000 Unit Bus Buatan Karoseri Lokal ke Berbagai Negara

kumparan.com
12 jam lalu
Cover Berita

Ketua Umum Askarindo (Asosiasi Karoseri Indonesia), Jimmy Tenacious mengatakan aktivitas ekspor bus dalam bentuk jadi atau completely built up (CBU) hasil karya karoseri lokal jumlahnya telah mencapai ribuan unit.

"Mengenai seberapa banyak untuk detailnya memang tidak diungkap berapa data komplitnya. Tetapi memang sudah ada 1.000 unit, tetapi itu bukan akumulasi hanya dari tahun lalu saja," kata Jimmy di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Jimmy menambahkan, capaian tersebut membuktikan kekuatan industri otomotif nasional, utamanya sektor body builder seperti bus dan sejenisnya di kancah internasional. Ada pun negara tujuan yang telah dijajaki terbilang cukup banyak.

"Tapi tadi disebutkan ya ada ke Fiji sampai Timur Tengah seperti Arab Saudi," paparnya.

Terbaru, karoseri asal Ungaran, Jawa Tengah seperti Laksana tengah mengkaji perluasan pasar ekspor ke Arab Saudi. Pabrikan melihat kegiatan transportasi dan mobilitas jemaah ibadah Haji dan Umrah asal Indonesia dan negara lain yang sangat tinggi.

“Ya, kita masih berusaha menjajaki sih (pasar Arab Saudi). Tapi memang Arab Saudi ini kebutuhan busnya luar biasa besarnya,” ungkap Technical Director Laksana, Stefan Arman ditemui di Jawa Tengah, Selasa (15/7/2025).

Soal memperluas pasar mancanegara, prosesnya tidak mudah. Pemenuhan regulasi tiap negara yang berbeda-beda menjadi tantangan tersendiri bagi produsen, khususnya terkait keselamatan. Meliputi spesifikasi khusus seperti posisi pintu dan uji keselamatan yang dilalui.

Saat ini Laksana sedang membangun Innovation Center untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak. Tentunya agar bisa melakukan uji keselamatan yang lebih detail dan spesifik, serta memenuhi standar internasional.

“Innovation Center jadi salah satu bentuk komitmen kita untuk punya proses pengembangan produk yang makin inovatif lagi ke depannya. Kita butuh wadah di mana engineer kami bisa berkolaborasi dengan engineer-engineer dari partner kami,” terang Stefan.

Hingga saat ini, Laksana telah merambah pasar internasional di beberapa negara, meliputi Kepulauan Fiji, Bangladesh, Timor Leste, Thailand, dan Laos. Adapun total unit ekspor ke lima negara tersebut sebanyak 200 unit bus utuh.

Lima karoseri besar bakal ramaikan Busworld 2026 pada Mei mendatang

Sementara itu, Laksana akan menjadi salah satu dari lima karoseri besar di Indonesia yang akan ikut penyelenggaraan pameran bus terbesar di ASEAN yakni Busworld Southeast Asia (BSA) 2026 pada 20-22 Mei mendatang di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Pabrikan bersama dengan Adiputro, New Armada, Tentrem, dan yang baru bergabung yakni karoseri Piala Mas. Baik Lee selaku Direktur PT GEM Indonesia sebagai penyelenggara mengatakan gelaran BSA menjadi ajang kebolehan karoseri lokal di panggung dunia.

"Pameran ini menjadi ajang industri karoseri memamerkan karya terbaik dan terbaru mereka. Tenaga kerja yang diserap indstri karoseri bus juga sangat tinggi, yang mana tentu saja ini sangat positif. Akhirnya kita bisa bersaing dengan industri luar negeri," katanya.

Helatan ini bakal diramaikan lebih dari 1.500 peserta dan berpotensi menarik lebih dari 60 ribu pengunjung profesional dari lebih dari 40 negara berbeda. Membuatnya sebagai pameran otobus terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Selain bus, nantinya BSA akan bersanding dengan pameran lainnya yaitu EV & Charging Indonesia 2026 yang menyuguhkan perkembangan kendaraan listrik, termasuk infrastruktur SPKLU dan teknologi baterai.

“Acara ini diharapkan mampu mendorong percepatan menuju mobilitas yang lebih bersih dan berkelanjutan,” tandas Baki Lee.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terungkap, Begini Trik Korupsi Ketua Ombudsman "Main Surat Rekomendasi" untuk Perusahaan Tambang
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Bawa 8 Penumpang, Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Perbatasan Melawi-Kubu Raya
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Teladan Prima (TLDN) Siapkan Capex Rp600 Miliar untuk Bangun Pabrik hingga Akuisisi
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Luvia Band Bicara soal Kekaguman yang Polos Lewat Lagu Syifa Tetanggaku
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
DKI Fokus Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen hingga 2029
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.