Grid.ID – Usai dijatuhi vonis 6 tahun penjara atas kasus pemerasan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), kondisi ekonomi Nikita Mirzani menjadi sorotan publik. Sang manajer, Dhea Hanifa Putri, buka suara.
Dhea mengungkapkan bahwa stabilitas ekonomi keluarga Nikita Mirzani memang sempat goyah lantaran sang artis kehilangan banyak pekerjaan bergengsi.
“Dampaknya besar sekali ya. Karena ada beberapa kontrak kerja jangka panjang yang akhirnya tidak bisa jalan dan terpaksa harus dibatalkan karena kasus ini,” kata Dhea Hanifa ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2026).
Adapun alah satu kerugian terbesar adalah batalnya proyek kerja sama dengan perusahaan digital berbasis Artificial Intelligence (AI). Tak hanya itu, jadwal panggung musik dan layar lebar Nikita juga ikut terdampak.
“Terus ada beberapa kontrak film dan nyanyi off-air yang seharusnya jalan sepanjang tahun ini. Tapi semua terpaksa batal,” imbuh Dhea.
Seiring dengan hilangnya banyak job, muncul pula spekulasi di tengah netizen yang menyebut bahwa wanita yang akrab disapa Nyai ini sedang di ambang kebangkrutan. Menanggapi hal tersebut, Dhea Hanifa dengan tegas membantah.
Menurutnya, lini bisnis Nikita Mirzani lainnya masih berdenyut kencang meski sang pemilik sedang berada di balik jeruji besi. Tim dan keluarga Nikita disebut saling mengelola aset yang ada.
“Akun sosmed juga masih jalan karena memang masih dihandle team kan. Jadi memang masih ada beberapa karyawan yang digaji untuk ngurusin sosmed," ungkap Dhea.
Ia juga merasa heran dengan isu miring yang menyebut bosnya jatuh miskin. Ia menekankan bahwa indikator kebangkrutan sama sekali tidak terlihat pada kehidupan Nikita saat ini.
"Masa sih bangkrut? Masa ada bangkrut? Kalau bangkrut nggak bisa makan pasti," tegas wanita 31 tahun itu.
Sebagai bukti kuat bahwa finansial Nikita masih stabil, Dhea menunjuk pada kondisi anak-anak Nikita Mirzani. Menurutnya, pendidikan anak-anak tetap menjadi prioritas utama dan tidak terganggu sama sekali oleh kasus hukum ini.
"Kalau bangkrut anak-anaknya nggak sekolah. Maksudnya kehidupannya anak-anaknya masih berjalan, masih sekolah, sekolahnya juga masih oke apa segala macam," tandasnya.
Diketahui, vonis 6 tahun penjara yang diterima Nikita Mirzani bermula dari laporan pengusaha skincare, Reza Gladys. Nikita dinyatakan terbukti bersalah dalam kasus pemerasan dan pencucian uang terhadap sang pengusaha.
Namun, proses hukum ini belum berakhir. Nikita Mirzani diketahui juga melayangkan gugatan balik terhadap Reza Gladys atas dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dengan nilai gugatan sebesar Rp244 miliar.(*)
Artikel Asli




