Harga Bahan Baku Plastik Meroket, Mendag Budi Minta Masyarakat Bawa Tas Belanja

viva.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak masyarakat mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah sederhana guna membantu pedagang sekaligus menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok, di tengah mahalnya bahan baku plastik saat ini.

Budi mengatakan, kondisi rantai pasok global saat ini membuat bahan baku plastik, khususnya nafta, semakin sulit diperoleh. Gangguan pengapalan serta persaingan antarnegara untuk mendapatkan bahan baku menyebabkan distribusi menjadi lebih lambat dan harga plastik berpotensi meningkat.

Baca Juga :
Harga Emas Hari ini 16 April 2026: Produk Antam Turun, Global Kinclong
Mobil Mewah Seharga Miliaran Rupiah Ini Resmi Diperkenalkan

"Ini sebenarnya kesempatan kita ya dari hal yang kecil. Dari hal yang kecil, kita mulai bijak menggunakan plastik yang mungkin atau sebenarnya tidak perlu," kata Budi di Antara Heritage Center, Jakarta, Kamis, 16 April 2026.

Dia mencontohkan, kebiasaan sederhana seperti membawa tas belanja sendiri saat pergi ke pasar. Langkah tersebut dinilai dapat mengurangi penggunaan plastik oleh pedagang pasar rakyat, sekaligus mengurangi sampah plastik.

"Kalau kita bawa tas, berarti pasar rakyat juga mengurangi penggunaan plastik kan. Kan kalau beli kan pasar rakyat menyediakan plastik. Plastik mahal, para pedagang juga bingung kalau membeli plastik mahal, berarti kan mengganggu ke bahan pokok yang lain," jelasnya.

Budi menilai partisipasi masyarakat penting karena plastik digunakan sebagai kemasan berbagai komoditas pangan. Pengurangan penggunaan plastik dinilai dapat membantu menekan biaya operasional pedagang sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen. Meski pasokan global menghadapi tekanan, ia memastikan kondisi harga kebutuhan pokok di dalam negeri masih relatif stabil.

Berdasarkan pemantauan langsung di pasar, termasuk di Gresik, Jawa Timur, Budi mengatakan bahwa harga berbagai komoditas seperti cabai dan bahan pangan lain masih berada pada kisaran normal, bahkan banyak yang di bawah harga eceran tertinggi (HET).

"Secara umum sebenarnya belum ada peningkatan yang signifikan. Kemarin saya ngecek pasar di Gresik, itu murah-murah banget. Cabai segala macam harganya standar semua. Rata-rata malah di bawah HET. Jadi saya pikir belum signifikan mempengaruhi harga," ujar Budi.

Pemerintah saat ini terus berkoordinasi dengan pelaku industri dan perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri untuk memperluas sumber pasokan bahan baku plastik dari berbagai negara agar kebutuhan industri nasional tetap terpenuhi. (Ant)

Baca Juga :
Menperin Janji Jaga Pasokan & Harga Plastik Bagi Pelaku Industri Kecil Menengah
Harga Plastik Naik Dua Kali Lipat, Kantong Kresek Makin Mahal
Raja Kripto Klaim Harga Bitcoin Bakal Tembus Rp359 Miliar per Keping

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Emas Dunia Melemah 0,9 Persen, Investor Cermati Dampak Perang Iran ke Inflasi
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Teladan Prima (TLDN) Siapkan Capex Rp600 Miliar untuk Bangun Pabrik hingga Akuisisi
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
8 Link Download PDF Latihan Soal UTBK SNBT 2026 Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasannya, Bahan Belajar Siswa
• 8 jam laludisway.id
thumb
Wamendagri Tegaskan Sinkronisasi APBD dan RKPD, Soroti Pengangguran di Jawa Barat
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Shin Tae-yong Beberkan VO2 Max Pemain Timnas Indonesia Setara Bocah SD
• 17 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.