Dorong Daya Saing AI, Stella Christie Ungkap Tiga Kunci Percepatan

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA,DISWAY.ID-- Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, menyebutkan bahwa ada tiga strategi utama untuk mengejar kesenjangan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia. 

Ketiganya meliputi penguatan pengetahuan, peningkatan investasi, serta pembangunan infrastruktur yang tepat guna.

BACA JUGA:Final Piala Dunia 2026 Bakal Punya Halftime Show, FIFA Gandeng Coldplay untuk Pertunjukan Spektakuler

Ia menekankan bahwa penguasaan teknologi AI saat ini masih didominasi negara maju, baik dari sisi riset, pendanaan, maupun kesiapan infrastruktur.

Menurutnya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memahami akar kesenjangan berbasis data. Indonesia perlu mengembangkan keahlian yang lebih spesifik dan terarah agar mampu bersaing di level global.

“Fokus pada kemampuan yang spesialis dan relevan dengan kebutuhan nasional menjadi kunci penting,” ujar wamen Stella, di Jakarta, Rabu, 15 April 2026.

BACA JUGA:Buka Peluang Magang ke Jepang dan Taiwan, Perguruan Tinggi Gandeng KP2MI Serap Pasar Kerja Global

Ia mencontohkan potensi riset rumput laut sebagai salah satu keunggulan Indonesia yang bisa dikembangkan berbasis AI. 

Dengan pendekatan ini, Indonesia tidak harus bersaing di semua sektor, melainkan memperkuat bidang yang  menjadi keunggulan nasional.

Dari sisi investasi, Stella mendorong kolaborasi antara pemerintah, industri, dan swasta. Skema kemitraan riset dinilai penting agar pembiayaan inovasi tidak hanya bergantung pada anggaran negara, tetapi juga menjawab kebutuhan riil di lapangan.

BACA JUGA:MAXI Tour Boemi Nusantara 2026, Cara Yamaha Promosikan Pesona Indonesia dari Dekat

Sementara itu, pada aspek infrastruktur, Stella menyoroti pentingnya kedaulatan data. Ia menyebut data sebagai aset strategis dalam pengembangan AI, selain algoritma dan kapasitas komputasi.

Namun, pembangunan pusat data juga harus memperhatikan keberlanjutan energi agar tidak membebani masyarakat.

Sebagai penutup, Stella menegaskan bahwa pengembangan AI harus berpihak pada kepentingan nasional.

AI harus menjadi alat untuk mendorong pembangunan Indonesia. Dengan strategi yang tepat, kita bisa memperkecil kesenjangan sekaligus meningkatkan daya saing bangsa.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harapan Damai Setinggi Langit, Ada Kabar Baik dari Selat Hormuz?
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Rumah di Sukabumi Rusak Akibat Longsor, 1 Orang Meninggal Dunia
• 41 menit lalukumparan.com
thumb
Tancap Gas di Awal 2026, BRI Finance Catatkan Penyaluran Pembiayaan Melonjak 131,53%
• 18 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Kenapa Bisa Hamil meski Belum Pakai KB? Ini Penyebab yang Sering Terjadi!
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Penyadap Karet di Kabupaten OKU Luka Parah Diserang Beruang
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.