Kurs Rupiah Tidak Stabil, Ini Cara Aman Menabung dan Investasi Dolar untuk Pemula

kompas.tv
6 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi. Petugas menghitung uang dolar AS di gerai penukaran mata uang asing VIP (Valuta Inti Prima) Money Changer, Jakarta, Jakarta. (Sumber: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan pergerakan yang tidak stabil. Pada Kamis (16/4/2026), kurs rupiah tercatat telah mencapai Rp17.134 per dolar AS.

Padahal, kurs rupiah masih berada di kisaran Rp16.900 per dolar AS pada Maret 2026 lalu. Penurunan kurs rupiah ini membuat banyak orang mulai khawatir terhadap daya beli serta stabilitas keuangan mereka di masa depan.

Seiring dengan kondisi tersebut, menabung dan berinvestasi dalam dolar AS mulai dilirik sebagai salah satu strategi perlindungan aset. Mata uang yang dikenal lebih stabil ini kerap dijadikan sebagai “safe haven” atau lindung nilai ketika terjadi gejolak ekonomi global. 

Baca Juga: TERBARU! Pengamat Soroti Iran Terapkan Tarif Hormuz Pakai Kripto atau Yuan, Ancam Dominasi Dolar AS?

Tak hanya kalangan investor berpengalaman, pemula pun kini mulai tertarik menyimpan sebagian dananya dalam dolar sebagai upaya diversifikasi aset. Namun tanpa strategi yang tepat, menabung dan investasi dolar juga memiliki risiko tersendiri. 

Mengutip laman resmi Pegadaian, Kamis (16/4/2026), berikut cara menabung dan investasi dolar untuk pemula.

1. Pelajari Valuta Asing

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memahami konsep dasar valuta asing (valas). Pemula sebaiknya mengenal bagaimana mekanisme pergerakan kurs, faktor yang memengaruhi nilai tukar, serta risiko yang mungkin terjadi. 

Dengan pemahaman ini, investor pemula tidak hanya mengikuti tren tetapi juga bisa mengambil keputusan yang lebih rasional saat membeli atau menjual dolar.

2. Pilih Jual Beli Dolar Resmi

Keamanan transaksi menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Pastikan invertor pemula melakukan pembelian dolar melalui lembaga resmi seperti bank atau penyedia jasa keuangan yang telah berizin dari otoritas Jasa keuangan (OJK). 

Hal ini penting untuk menghindari risiko penipuan maupun peredaran uang palsu, sekaligus memastikan kurs yang digunakan transparan dan sesuai pasar.

Penulis : Switzy Sabandar Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Dolar
  • Investasi dolar
  • Investasi dolar untuk pemula
  • Cara Investasi dolar untuk pemula
  • Kurs rupiah
  • Rupiah
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BTN (BBTN) Gandeng Indosat Garap Ekosistem Layanan Keuangan Digital Terintegrasi
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Kupilih Jalur Langit, Film Pertama Zee Asadel Berhijab: Menguras Emosi
• 12 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Distribusi Motor Listrik BGN Disesuaikan Kebutuhan Wilayah, KPK Soroti Potensi Risiko Pengadaan
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Trump Klaim Gencatan Senjata 10 Hari di Lebanon Dimulai
• 37 menit lalurepublika.co.id
thumb
Terpopuler: Jay Idzes hingga Ole Romeny Dapat Izin FIFA, Prediksi STY soal Juara Super League, Timnas Indonesia Lawan Prancis
• 18 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.