Niat Rusia Ambil Alih Uranium Iran Ditolak AS

detik.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Rusia berkeinginan untuk mengambil alih kepemilikan uranium yang diperkaya Iran sebagai solusi diplomatik untuk konflik yang terus berkelanjutan. Namun, niat ini langsung ditolak oleh Amerika Serikat (AS).

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, seperti dilansir Reuters dan Anadolu Agency, Kamis (16/4/2026), mengatakan bahwa Presiden Vladimir Putin telah mengajukan proposal tersebut beberapa waktu lalu, dan menggambarkannya sebagai "solusi yang sangat baik" yang pada akhirnya ditolak oleh pihak AS.

"Rusia siap menerima uranium yang diperkaya milik Iran di wilayahnya," kata Peskov kepada saluran televisi India Today, seperti dikutip kantor berita RIA.

Baca juga: AS Tak Setuju Rusia Ambil Alih Stok Uranium Iran

"Ini akan menjadi keputusan yang baik. Tetapi sayangnya pihak Amerika menolak proposal ini," ucapnya.

Peskov menambahkan bahwa Putin tetap bersedia mempertimbangkan kembali gagasan tersebut, jika negara-negara yang terlibat memintanya.

Laporan media baru-baru ini menyebut bahwa Rusia pertama kali mengajukan tawaran untuk mengambil alih stok uranium Iran itu pada Juni tahun lalu, namun tidak ada tindak lanjut. Moskow kembali mengajukan proposal tersebut pekan ini.

Situs nuklir Iran dibom Amerika Serikat (AS). Foto: via REUTERS/VANTOR




(isa/lir)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ronald Koeman Jr Dikabarkan Batal Gabung Persib Bandung di Bursa Transfer Mendatang, Tetapi Jadi Kabar Buruk Buat Maarten Paes
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
BRI Region 6 Ikuti Pengarahan BRI Fellowship Journalism 2026
• 9 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Desakan Investigasi Independen Menguat Usai Penembakan Tewaskan Warga Sipil di Puncak Papua Tengah
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Apel Siaga Karhutla 2026 Digelar di Pontianak, BNPB Pastikan Ribuan Personel dan Alutsista Siap Dikerahkan
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Tangis Anak di Tangsel Ungkap Tewasnya Ibu di Bawah Tempat Tidur
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.