Prabowo Ingin Setiap Kabupaten dan Kota Punya Sekolah Rakyat

idxchannel.com
14 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto ingin agar Sekolah Rakyat ada di setiap kabupaten dan kota di Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto ingin agar Sekolah Rakyat ada di setiap kabupaten dan kota di Indonesia. (Foto: Dok. Kemensos)

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto ingin agar Sekolah Rakyat ada di setiap kabupaten dan kota di Indonesia. Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden dalam rangka menyelenggarakan pendidikan gratis bagi anak-anak keluarga miskin.

Hal itu diungkapkan Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono saat menerima audiensi Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili, Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Banggai, Nur Djalal serta Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Banggai, Ronal Putje di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Kamis (16/4/2026).

Baca Juga:
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Capai 45 Persen, Ditargetkan Rampung di Juni 2026

"Prinsipnya begini, jadi pPesiden itu mintanya setiap kota/kabupaten minimal punya satu (Sekolah Rakyat). Saya ingin mengatakan, walaupun sekarang di Banggai sedang berproses, enggak usah khawatir karena itu perintah Presiden begitu lho, tinggal waktunya saja. Kalau tidak bisa mulai tahun ini ya mudah-mudahan karena sudah diusulkan awal-awal tahun depan sudah bisa dibangun," kata Agus Jabo.

Saat ini, Pemkab Banggai sedang proses pecah lahan dan menunggu sertifikasi terkait status tanah di Desa Bumi Beringin, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai yang akan digunakan. Sebab, lahan milik pemda itu memiliki luas total 85 hektare. Adapun, 10 hektare diantaranya diusulkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

Baca Juga:
Cegah KKN, Mensos Tegaskan Tak Boleh Ada Titipan Siswa di Sekolah Rakyat 

Agus Jabo menjelaskan, pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat kini sedang memasuki proses tahap kedua yang tersebar pada 104 titik di seluruh Indonesia. Sekolah-sekolah ini ditargetkan beroperasi pada tahun ajaran baru 2026 untuk menggantikan gedung sekolah rintisan yang dugunakan sejak Juli 2025 lalu.

Lebih lanjut Agus Jabo menyampaikan, jika pembangunan Sekolah Rakyat di Banggai tidak dapat dilakukan pada tahap kedua, maka bisa mengikuti tahap ketiga. Namun, status lahan yang diusulkan sudah harus jelas dan memiliki sertifikat.

"Di Banggai kan tidak ada rintisan, jadi kalau kemudian slot untuk tahap yang ketiga karena Pak Presiden minta selain 104 (titik) ada 100 sekolah lagi (akan dibangun) di tahun ini. Kalau kuotanya masih ada, ya nanti (usulan Pemkab Banggai) masuk tahap ketiga dengan catatan harus definitif punya pemkab. Apa buktinya? Harus (punya) sertifikat atas nama pemkab," jelasnya.

"Jadi untuk Pemkab Banggai silakan kekurangannya dilengkapi," kata Agus Jabo.

Agus Jabo menambahkan, Prabowo menginstruksikan agar pemerintah pusat dan daerah bersinergi dalam menjalankan program-program prioritas presiden. Sebab, target yang ingin dicapai, salah satunya adalah menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia.

"(Target) Yang kedua, angka kemiskinan di Indonesia di tahun 2029 harus di bawah 2 persen, maka program-program pusat, seperti Sekolah Rakyat, terus kemudian Koperasi Desa Merah Putih, kampung nelayan, silakan semuanya segera diakses," ujar Agus Jabo.

Sementara itu, Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili menyebut, proses sertifikasi pecah lahan diperkiran selesai pada akhir bulan ini. Dia juga mengungkapkan bahwa tanah yang diusulkan itu telah dinyatakan memenuhi syarat pembangunan. 

"Kementerian PU juga sudah melakukan peninjauan. Hasilnya, memenuhi syarat," kata Furqanuddin.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga Iran, DPR, sampai Dosen Ilmu Politik Soroti Wacana Akses Lintas Udara Militer AS di RI
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Daftar Kawasan Pesisir Jakarta Siaga Banjir Rob 17-23 April 2026
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Penyebab Wajah Terlihat Kusam dan Lelah
• 1 jam lalubeautynesia.id
thumb
KP2MI Pastikan Penanganan Barang Milik PMI Tewas di Korsel Transparan
• 20 jam laludetik.com
thumb
Harta Karun Timur Tengah Rp85.000 T Terancam Menguap Terbakar Perang
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.