PONTIANAK, KOMPAS.TV – Evakuasi korban jatuhnya helikopter PK-CFX milik Matthew Air Nusantara dari Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat menuju Bandara Supadio, Pontianak, dilaksanakan menggunakan helikopter Caracal, Jumat (17/4/2026).
Helikopter Airbus H130 tersebut jatuh di Kabupaten Sekadau, Kamis (16/4/2026).
Komandan Batalyon Komando (Yonko) 466 Pasukan GerPasgat Letkol Pas Adim Dwi Prasanda menyebut proses evakuasi masih berjalan.
Proses evakuasi menuju Pontianak tersebut melibatkan personel Batalyon Komando 466 Pasukan Gerak Cepat (Yonko 466 Pasgat) dan Basarnas.
"Sejauh ini kami menerima informasi seluruh korban sudah ditemukan. Proses evakuasi masih berjalan, termasuk pengamanan bagian-bagian helikopter dari lokasi di Kabupaten Sekadau," kata Adim di Pontianak, Jumat, seperti dikutip Antara.
Baca Juga: Evakuasi Helikopter yang Jatuh di Sekadau, TNI AD Kerahkan 209 Personel
Ia menuturkan, seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Adim menambahkan, proses pemindahan jenazah dari lokasi kejadian menuju Bandara Supadio melibatkan dua personel Yonko 466 Pasgat dan satu personel Basarnas di dalam helikopter Caracal.
Ia juga menjelaskan, korban pertama kali ditemukan tim SAR gabungan darat yang sejak awal telah melakukan pencarian intensif setelah menerima laporan hilang kontaknya helikopter tersebut.
Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Brimob Polda Kalimantan Barat, Polres setempat, TNI dari Kodim dan Koramil terdekat, serta Basarnas.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Antara
- helikopter jatuh
- kabupaten sekadau
- kecelakaan helikopter
- evakuasi korban kecelakaan helikopter
- korban helikopter jatuh
- evakuasi korban helikopter jatuh





