Trump: Perang Seharusnya Akan Segera Berakhir

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan perang dengan Iran diperkirakan akan segera berakhir dan peluang tercapainya kesepakatan semakin besar.

Ia juga membuka kemungkinan pertemuan lanjutan antara kedua pihak pada akhir pekan.

Trump mengatakan negosiasi menunjukkan perkembangan positif dan kesepakatan bisa segera tercapai. “Saya pikir kita sangat dekat untuk mencapai kesepakatan dengan Iran,” ujarnya di Gedung Putih, dikutip dari media Channel News Asia, Jumat, 17 April 2026.

Ia menambahkan bahwa perang “seharusnya akan segera berakhir” dan tidak menutup kemungkinan menghadiri penandatanganan kesepakatan di Islamabad. Konflik yang dimulai sejak 28 Februari itu juga berdampak pada ekonomi global dan politik domestik Amerika Serikat. Harga Minyak Turun Seiring Harapan Kesepakatan Harga minyak dunia turun pada awal perdagangan karena meningkatnya optimisme bahwa konflik Timur Tengah akan segera berakhir. Meski demikian, Selat Hormuz masih belum sepenuhnya normal sebagai jalur utama distribusi energi global.

Indeks saham Asia juga mencatat penguatan dalam beberapa pekan terakhir meski sempat mengalami koreksi. Sebagian besar pasar bahkan telah kembali ke level sebelum perang dimulai.

Harga minyak Brent dan West Texas Intermediate tercatat menurun setelah sebelumnya mengalami lonjakan tajam. Penurunan ini mencerminkan ekspektasi pasar terhadap stabilitas yang lebih baik.

Di sisi lain, sejumlah negara termasuk Prancis dan Inggris menggelar pertemuan untuk membahas pemulihan keamanan navigasi di Selat Hormuz. Jalur ini sebelumnya dilalui lebih dari 130 kapal per hari sebelum konflik terjadi.
Harapan Pembicaraan Bermakna Trump menyatakan telah berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Lebanon Joseph Aoun terkait gencatan senjata. Ia berencana mengundang keduanya ke Gedung Putih untuk pembicaraan lanjutan.

Ia menyebut pembicaraan tersebut sebagai upaya menuju pembicaraan yang bermakna dalam satu hingga dua pekan ke depan. Trump juga mendesak kelompok Hizbullah untuk mematuhi gencatan senjata.

“Saya harap tidak ada lagi pembunuhan dan kita akhirnya bisa mencapai perdamaian,” ujar Trump.

Gencatan senjata di Lebanon disambut dengan perayaan, namun tetap diwarnai laporan pelanggaran.

Tentara Lebanon melaporkan adanya serangan Israel di beberapa wilayah selatan setelah gencatan senjata berlaku. Situasi ini menunjukkan bahwa penghentian konflik masih sangat rapuh. Ambisi Nuklir Jadi Hambatan Utama Perundingan antara AS dan Iran masih menghadapi kendala utama terkait program nuklir Teheran. AS mengusulkan penghentian aktivitas nuklir selama 20 tahun, sementara Iran menawarkan jangka waktu tiga hingga lima tahun.

Trump menyebut Iran telah menawarkan untuk tidak memiliki senjata nuklir dalam jangka panjang. Namun, Iran tetap menuntut pencabutan sanksi sebagai bagian dari kesepakatan.

Selain itu, isu pemindahan uranium yang telah diperkaya tinggi menjadi poin penting dalam negosiasi. Sejumlah sumber menyebut Iran mempertimbangkan untuk mengirim sebagian stok tersebut ke luar negeri.

Sumber diplomatik juga menyebut adanya kemajuan dalam pembicaraan tidak resmi yang dimediasi Pakistan. Kesepakatan awal diperkirakan akan diawali dengan nota kesepahaman sebelum menuju perjanjian komprehensif dalam 60 hari.

(Keysa Qanita)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kalah dari Malaysia dan Wajib Kalahkan Vietnam, Kurniawan Minta Timnas U-17 Bangkit dan Jaga Mental
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Menhut Terbitkan Aturan Perdagangan Karbon Sektor Kehutanan, Siapkan Peta Jalan
• 17 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pembunuhan Bos Tenda di Bekasi, Polisi Ungkap Ada Barang Korban yang Hilang
• 9 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Teken Perpres Perkuat Tata Kelola Kesehatan Nasional Terintegrasi
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Bitcoin Hari Ini (17/4): Ada Peluang Rally ke US$80.000!
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.