Jakarta (ANTARA) - Aktris sekaligus penyanyi Maudy Ayunda memaknai perjuangan sosok R.A. Kartini, tokoh emansipasi wanita Indonesia dengan berani menjadi diri sendiri.
Maudy menyoroti sosok Kartini dengan caranya memperjuangkan dalam memahami dirinya sendiri dengan banyak melakukan proses seperti membaca, menulis, punya rasa ingin tahu yang sangat besar dinilainya menginspirasi.
“Hal yang aku lihat sangat-sangat keren dari sosok Kartini adalah cara dia memperjuangkan dirinya sendiri. Dari situ dia juga jadi mengenal apa sih sebenarnya yang dia inginkan. Walaupun yang dia inginkan pada saat itu, di budaya saat itu, belum dianggap wajar,” kata Maudy saat ditemui di Jakarta, Jumat.
Maudy menilai perjuangan tersebut membawa pesan yang menginspirasi untuk para perempuan Kartini modern saat ini agar menjaga rasa ingin mengenal diri kita sendiri.
Baca juga: Maudy Ayunda awalnya takut tapi tertarik di film “Para Perasuk"
“Jagalah rasa ingin tahu itu. Kita harus berani mempertanyakan dan meng-criticize apakah sebenarnya the way the world works right now itu adalah the way we want the world to be. Jadi kita enggak hanya menerima,” tutur dia.
Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April, Maudy juga menyampaikan bahwa perempuan perlu berani menjadi diri sendiri sekaligus memperjuangkan orang lain, di mana hal tersebut bisa diwujudkan dalam berbagai bidang kehidupan.
“Kita berani fight juga untuk autentisitas diri kita sendiri. Jadi mungkin itu ya, dan itu kan bisa di bidang apa pun, bisa di ruang apa pun dengan peran kita masing-masing. Aku rasa semua perempuan bisa melakukan hal itu,” ujar dia.
Baca juga: Maudy Ayunda isi original soundtrack film “Para Perasuk”
Baca juga: Maudy Ayunda ungkap kutu baru jadi kebaya favorit penuh makna
Baca juga: Maudy sebut metode belajar kreatif tingkatkan semangat belajar siswa
Maudy menyoroti sosok Kartini dengan caranya memperjuangkan dalam memahami dirinya sendiri dengan banyak melakukan proses seperti membaca, menulis, punya rasa ingin tahu yang sangat besar dinilainya menginspirasi.
“Hal yang aku lihat sangat-sangat keren dari sosok Kartini adalah cara dia memperjuangkan dirinya sendiri. Dari situ dia juga jadi mengenal apa sih sebenarnya yang dia inginkan. Walaupun yang dia inginkan pada saat itu, di budaya saat itu, belum dianggap wajar,” kata Maudy saat ditemui di Jakarta, Jumat.
Maudy menilai perjuangan tersebut membawa pesan yang menginspirasi untuk para perempuan Kartini modern saat ini agar menjaga rasa ingin mengenal diri kita sendiri.
Baca juga: Maudy Ayunda awalnya takut tapi tertarik di film “Para Perasuk"
“Jagalah rasa ingin tahu itu. Kita harus berani mempertanyakan dan meng-criticize apakah sebenarnya the way the world works right now itu adalah the way we want the world to be. Jadi kita enggak hanya menerima,” tutur dia.
Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April, Maudy juga menyampaikan bahwa perempuan perlu berani menjadi diri sendiri sekaligus memperjuangkan orang lain, di mana hal tersebut bisa diwujudkan dalam berbagai bidang kehidupan.
“Kita berani fight juga untuk autentisitas diri kita sendiri. Jadi mungkin itu ya, dan itu kan bisa di bidang apa pun, bisa di ruang apa pun dengan peran kita masing-masing. Aku rasa semua perempuan bisa melakukan hal itu,” ujar dia.
Baca juga: Maudy Ayunda isi original soundtrack film “Para Perasuk”
Baca juga: Maudy Ayunda ungkap kutu baru jadi kebaya favorit penuh makna
Baca juga: Maudy sebut metode belajar kreatif tingkatkan semangat belajar siswa





