Polisi Bongkar Penimbunan BBM Subsidi hingga 1 Ton di Bondowoso, 2 Tersangka Ditangkap

rctiplus.com
4 jam lalu
Cover Berita
Polisi Bongkar Penimbunan BBM Subsidi hingga 1 Ton di Bondowoso, 2 Tersangka DitangkapNasional | inews | Jum'at, 17 April 2026 - 15:46Dengarkan Berita

BONDOWOSO, iNews.id - Kasus penimbunan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur (Jatim) akhirnya terbongkar. Polisi mengamankan dua tersangka dengan barang bukti mencapai lebih dari 1 ton BBM Ilegal dalam dua lokasi berbeda.

Pengungkapan ini dilakukan Satreskrim Polres Bondowoso setelah mendapati praktik ilegal pembelian dan penjualan kembali BBM subsidi dengan harga di atas ketentuan. Kedua pelaku diketahui memanfaatkan celah sistem untuk meraup keuntungan besar.

Kanit Reskrim Polres Bondowoso IPTU Wawan Triono mengungkapkan selain dua tersangka turut pula diamankan barang bukti BBM dari dua tempat kejadian perkara (TKP).

"Total ada 1 ton lebih barang bukti dari dua kasus," ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Dari hasil penyelidikan, para pelaku membeli Pertalite secara berulang menggunakan berbagai barcode berbeda. Aksi ini dilakukan dalam waktu berbeda bahkan hingga larut malam demi mendapatkan pasokan lebih banyak.

Setelah dikumpulkan, BBM subsidi tersebut kemudian dijual kembali ke pertamini dan kios-kios dengan harga lebih tinggi.

Baca Juga:Pemudik Membeludak, One Way Diberlakukan dari KM 70 hingga KM 263 Sore Ini

"BBM ini dijual sesuai permintaan, ada yang jual ke pertamini dan lainnya," katanya.

Untuk melancarkan aksinya, pelaku memodifikasi kendaraan jenis pikap dan mobil pribadi agar mampu mengangkut BBM dalam jumlah besar. Modus ini membuat distribusi ilegal berjalan lebih leluasa tanpa terdeteksi.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menemukan dua TKP dengan total barang bukti yang cukup besar. Di lokasi pertama diamankan 175 liter, sedangkan di lokasi kedua mencapai 840 liter.

Jika ditotal, seluruh BBM yang berhasil disita mencapai sekitar 1,015 ton. BBM tersebut kemudian dijual kembali dengan harga bervariasi mulai Rp12.000 hingga Rp15.000 per liter. Praktik ini jelas merugikan negara sekaligus masyarakat yang berhak mendapatkan BBM subsidi dengan harga resmi.

Kasus penimbunan BBM subsidi ini masih terus dikembangkan oleh pihak kepolisian. Polisi membuka kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain, termasuk SPBU dalam praktik penimbunan tersebut.

"Kami masih akan dalami keterlibatan SPBU," ucapnya.

Baca Juga:Jadwal Buka Puasa Manado dan Sekitarnya Hari Ini 17 Maret 2026, Lengkap Doa Berbuka

Polres Bondowoso memastikan akan terus mengusut jaringan penyalahgunaan BBM subsidi ini hingga tuntas. Langkah ini dilakukan untuk mencegah praktik serupa yang dapat merugikan masyarakat luas.

#jatim

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pramono Sentil Pejabat BUMD: Ego Kegedean, Komunikasi Nggak Jalan
• 1 jam laludetik.com
thumb
Desakan Moratorium MBG Menguat di Tengah Gejolak Harga Pasar
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
PTPP Dukung Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Wamenhaj Sebut 30 Persen Jemaah Haji Reguler Bekerja sebagai Petani
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Punya Website Pribadi Kini Semudah Bikin Status Medsos, Cukup Cerita ke AI
• 1 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.