TABLOIDBINTANG.COM - Ketegangan makin terasa saat Trian mulai menyusun strategi baru. Ia mengumpulkan Bimo dan Rama, lalu menegaskan bahwa mulai sekarang mereka harus “main cantik” dan tidak boleh gegabah.
Trian tampak penuh perhitungan, ia ingin membuat lawannya lengah, dan di saat itulah ia akan melancarkan aksinya.
Tak hanya itu, Trian juga membicarakan rencana tersebut kepada Damar dan Laras. Dengan penuh keyakinan, ia menyusun langkah demi langkah untuk menjebak pihak yang selama ini jadi targetnya.
Di sisi lain, Naura pulang bersama Rama, namun dikejutkan dengan kondisi rumahnya yang porak-poranda.
Kaca-kaca pecah berserakan, membuat suasana mencekam. Naura panik, sementara Rama berusaha tetap tenang sambil mengamati situasi.
Dalam hati, Rama mulai curiga—ini bukan sekadar perusakan biasa, tapi ancaman serius yang sengaja ditujukan pada Naura.
Sementara itu, Trian bersama anak buahnya bergerak ke sebuah restoran, tempat Lusi sudah membuat janji dengan seseorang. Namun, orang yang ditunggu tak kunjung datang, membuat Trian mulai gelisah.
Hingga akhirnya… sosok misterius dengan hoodie hitam muncul dan langsung duduk di hadapan Lusi.
Dengan nada serius, Lusi mengatakan bahwa ia memiliki informasi penting. Trian yang mengamati dari kejauhan langsung terkejut dan semakin waspada. Siapa sebenarnya sosok misterius itu? Dan informasi apa yang akan mengubah segalanya?
Rahasia demi rahasia mulai terbuka… dan permainan berbahaya pun resmi dimulai!




