Grid.ID - Ustaz Sholeh Mahmoed alias Ustaz Solmed menjadi korban dari dugaan fitnah dan pencemaran nama baik setelah adanya isu yang mengaitkan dirinya dengan sosok berinisial SAM, terduga pelaku pelecehan.
Kuasa hukum Ustaz Solmed, Afrian Bondjol, menyebut beriga hoaks tersebut sudah menyebar luas dan berdampak pada keluarga.
"Jadi sudah ke mana-mana, jadi tidak hanya nama baik klien kami, tapi nama keluarga ya. Jadi beliau punya keluarga, punya anak dan istri, sudah cukup-cukup mengganggu ya," jelas Afrian di Polda Metro Jaya, Jumat (17/4/2026).
Dari sisi mental dan reputasi, Ustaz Solmed merasa dirugikan. Ia mengatakan orang-orang di sekitarnya jadi ikut bertanya dan merasa khawatir.
"Ya kita bicara soal nama saja kan itu sudah sangat-sangat dirugikan ya. Orang bertanya saja kan kasihan, bahwa fitnah yang menyebar itu membuat orang merasa terganggu juga kan," tuturnya.
Tak hanya itu, isu tersebut juga berdampak pada pekerjaannya. Saat ditanya apakah ada jadwal ceramah yang dibatalkan, Afrian membenarkannya dan akan menjadikannya sebagai bukti kerugian materi.
"Ya tentu nanti ini akan menjadi pokok materi yang bakalan kita sampaikan ke teman-teman penyidik ya," jawab Afrian.
Langkah hukum yang diambil Ustaz Solmed juga mendapat dukungan penuh dari keluarga. Sang istri, April Jasmine, menjadi sosok penting yang menyetujui keputusan tersebut.
"Ya (istri) men-support sayalah tentunya sebagai suami."
Kasus ini bermula dari beredarnya narasi di media sosial yang mengaitkan nama Ustaz Solmed dengan sosok berinisial SAM, terduga pelaku pelecehan seksual sesama jenis.
Akibat tuduhan tersebut, Ustaz Solmed mendapatkan banyak hujatan. Tudingan tersebut juga dianggap telah merusak citranya sebagai seorang pendakwah.
Akhirnya, Ustaz Solmed telah membuat laporan polisi terhadap sejumlah akun di media sosial terkait pencemaran nama baik. Laporan tersebut terdaftar dengan nomor STTLP/B/2687/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA pada Jumat, 17 April 2026. (*)
Artikel Asli




