BP BUMN: Jiwa entrepreneurship penting bagi manajer Kopdes Merah Putih

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Tedi Bharata mengungkapkan jiwa kewirausahaan atau entrepreneurship penting bagi manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.

"Jadi ini karyawan tapi rasa entrepreneurnya tinggi. Ini pengalaman yang berharga selama dua tahun ini," ujar Tedi di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan bahwa para manajer Kopdes Merah Putih diharapkan mendapatkan pengalaman, eksposur dan berhubungan dengan banyak pihak selama dua tahun.

"Ini menarik sekali. Ini manajer Kopdes, koperasi. Jadi sebagai karyawan tapi selama dua tahun ini temen-temen yang nanti diterima akan dapat banyak eksposur. Dapat banyak eksposur sebagai manajer Kopdes, berhubungan dengan apa? Dengan BUMN, karena nanti produk-produk BUMN yang ada di situ, pupuk, kemudian LPG. Kemudian juga di situ juga akan dijual barang-barang atau produk-produk hasil desa," katanya.

Dia juga berharap para manajer Kopdes Merah Putih dapat mengembangkan koperasi tersebut.

"Bagaimana ke depannya? Tentunya ke depannya ingin menjadi karyawan dari koperasi desa ini, dengan punya pengetahuan segala macam. Tapi dua tahun ini seperti di-drill begitu. Ada Agrinas yang memberikan pelatihan, memberikan bantuan. Sehingga ke depannya dia bisa mengembangkan koperasi ini. Ini tahap awal saja," kata Tedi.

Baca juga: Zulhas: Agrinas bina pengurus kopdes merah putih selama dua tahun

Baca juga: Pemerintah buka rekrutmen 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih

Terkait kemungkinan perpanjangan kontrak manajer Kopdes Merah Putih setelah dua tahun, Tedi menyampaikan bahwa hal tersebut ditentukan oleh kinerja manajer Kopdes Merah Putih tersebut.

"Nanti kita lihat dulu. Tapi tentunya kinerja juga menentukan. Kita harapannya apa? Tujuannya apa? Mengembangkan koperasi desa. Koperasi desa itu punya siapa? Punya desa itu sendiri. Kalau kinerjanya kurang ya mohon maaf sepertinya juga tidak bisa lanjut. Tadi, ini karyawan tapi perlu memiliki entrepreneurship yang tinggi. Dan dua tahun ini akan dididik dengan tadi banyak pengalaman, eksposur, dan berhubungan dengan tadi banyak pihak gitu. Saya kira itu pengalaman yang sangat berharga untuk mereka," kata Tedi.

Sebagai informasi, Pemerintah melalui panitia seleksi nasional resmi membuka rekrutmen untuk posisi 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satuan Tugas Pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Zulkifli Hasan mengatakan rekrutmen tahap pertama itu menyediakan 30.000 formasi.

Seleksi terbuka bagi lulusan D3, D4 dan S1 semua jurusan dengan syarat usia maksimal 35 tahun dan IPK minimal 2,75. Pendaftaran berlangsung hingga 24 April 2026 melalui kanal resmi https://phtc.panselnas.go.id.

Zulkifli menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka, transparan dan akuntabel tanpa pungutan biaya.

Ia mengatakan 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih yang lolos nantinya bekerja di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Agrinas Pangan Nusantara, dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun.

Baca juga: Kemenkop sebut 4.741 Kopdes Merah Putih selesai dibangun

Baca juga: BUMN gandeng TNI bangun Koperasi Merah Putih




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wali Kota Jakarta Barat Dorong Investigasi Kebakaran Tewaskan Satu Keluarga di Tanjung Duren
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Pakar estetika sebut pentingnya presisi energi hindari salah perawatan
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Pemkab Sidoarjo Libatkan Warga Kelola Sampah Lewat Inovasi TPS3R
• 7 jam laludetik.com
thumb
IMX 2026 Series, Serbu Prambanan, Yogyakarta!
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Tumpas Ikan Sapu-sapu, Petugas di Jakbar Dapat Hadiah Uang hingga Tiket Ancol
• 10 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.