Alibaba.com meluncurkan layanan Trade Assurance di Indonesia pada 15 April 2026 sebagai langkah strategis untuk mendorong ekspansi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ke pasar global.
Inisiatif ini sekaligus diarahkan untuk meningkatkan kepercayaan dalam transaksi perdagangan internasional melalui penguatan infrastruktur digital.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, UMKM berkontribusi sebesar 61,9% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap hampir 97% tenaga kerja, menjadikannya pilar utama perekonomian nasional.
Head of South and Southeast Asia Alibaba.com, Roger Luo, menyatakan peluncuran layanan ini bertujuan menjawab kebutuhan UMKM dalam memperluas akses ke pasar global.
“UMKM Indonesia merupakan kekuatan penting dalam perekonomian nasional, dan kami berkomitmen mendukung ekspansi global mereka melalui infrastruktur digital,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (17/4/2026).
Melalui Trade Assurance, pelaku usaha dapat mengakses ekosistem global yang menjangkau lebih dari 50 juta pembeli aktif, sekaligus memperoleh perlindungan transaksi serta kemudahan pengelolaan bisnis secara menyeluruh.
Head of Global Supply Chain Services Alibaba.com, Summer Gao, menekankan bahwa aspek kepercayaan menjadi kunci dalam perdagangan lintas negara.
“Trade Assurance tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan transaksi, tetapi juga membantu penjual membangun reputasi yang kredibel di pasar global,” ujarnya.
Baca Juga: Ritel Modern Jadi Jalan Tol UMKM Naik Kelas, Ini Buktinya
Baca Juga: UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi, Tapi Akses Pembiayaan Masih Seret
Baca Juga: UMKM Harus Masuk Ekosistem Besar, Apa Strateginya?
Berdasarkan data internal perusahaan, jumlah eksportir Indonesia di Alibaba.com meningkat lebih dari 30% dalam setahun terakhir, mencerminkan tren akselerasi digitalisasi UMKM.
Kehadiran layanan ini diharapkan memperkuat ekosistem perdagangan digital sekaligus menjadi katalis bagi peningkatan daya saing UMKM di pasar internasional.





