SLEMAN, KOMPAS.TV - Barisan pemain PSS Sleman berdiri saling merangkul di pinggir Lapangan Pakembinangun, Sleman, Jumat (17/4/2026). Di seberang pagar, suporter menyalakan flare merah.
Asap putih membumbung menyelimuti area pembatas lapangan, sementara para pemain tetap tidak bergerak dari barisan mereka.
Suporter sengaja hadir di sesi latihan untuk menyuntikkan semangat kepada skuad PSS yang menyisakan tiga laga dalam perburuan promosi Liga 1.
Sebelum flare dinyalakan, seorang perwakilan suporter lebih dulu menyampaikan pesan lewat megaphone. Para pemain mendengarkan, membentuk satu barisan, lalu menghadap ke arah suporter.
"Jangan berkecil hati kritikan yang masuk ke pemain. Itu cinta kami agar teman-teman semangat membela tim ini," ucap perwakilan suporter.
Baca Juga: Aaron Ramsey Yakin Arsenal Juara Liga Inggris, Tak Sabar Partai Krusial Lawan Man City
Pelatih Ansyari Lubis menyebut kehadiran itu langsung terasa dampaknya.
"Lebih semangat tadi. Spirit yang mereka bawa akan ditampilkan pemain nanti di pertandingan hari Senin," ujarnya usai memimpin latihan.
Para pemain dan manajemen kemudian bergantian berorasi di hadapan suporter.
Manajer Kim Kurniawan menegaskan posisi puncak bukan sekadar angka yang bisa dilepas begitu saja.
Penulis : Danang Suryo Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- PSS Sleman
- suporter PSS
- Lapangan Pakembinangun
- Liga 2
- promosi Liga 1
- Pieter Huistra





