MedisinLab Diluncurkan, Jawab Tantangan Digitalisasi Laboratorium Kesehatan Daerah

tvonenews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Medisin secara resmi meluncurkan inovasi terbarunya, MedisinLab, dalam ajang Lab Indonesia Event yang diselenggarakan di ICE BSD pada 15–17 April 2026. Peluncuran ini dilakukan dalam rangkaian Seminar Ilmiah Peningkatan Mutu Pelayanan Laboratorium yang diselenggarakan oleh Akselerasi Laboratorium Kesehatan Daerah (ASLABKESDA).

MedisinLab merupakan sistem digital terintegrasi yang dirancang khusus untuk mendukung operasional Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di Indonesia. Kehadiran sistem ini menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi digital di sektor laboratorium kesehatan, sekaligus menjawab tantangan penggunaan sistem yang belum terintegrasi serta masih adanya proses layanan manual.

CEO dan Co-Founder Medisin, Mursyid Naufal, menyampaikan bahwa MedisinLab hadir sebagai solusi untuk menyatukan berbagai layanan laboratorium dalam satu platform terpadu.

“Sistem ini kami rancang untuk menjawab kebutuhan Labkesda yang masih menggunakan berbagai sistem terpisah, bahkan sebagian masih berjalan manual. MedisinLab menghadirkan konsep one system for all services, mencakup layanan laboratorium klinik, lingkungan, mikrobiologi, hingga kalibrasi,” ujar Mursyid.

MedisinLab dikembangkan dengan pendekatan full paperless, sehingga seluruh proses administrasi dan operasional dapat dilakukan secara digital. Layanan ini juga dilengkapi fitur, pendaftaran online dan tracking sampel secara real-time, sehingga pasien dapat dengan mudah melakukan pendaftaran serta memantau proses pemeriksaan hingga melihat hasil laboratorium langsung dari rumah.

Untuk menjamin keamanan dan keabsahan dokumen, MedisinLab telah mengimplementasikan Tanda Tangan Elektronik yang diakui oleh Komdigi dan bekerja sama dengan VIDA Sign, sehingga setiap hasil pemeriksaan memiliki validitas dan keamanan yang terjamin.

Lebih lanjut, MedisinLab dikembangkan dengan mengacu pada standar 'SATUSEHAT Kementerian Kesehatan', sehingga mendukung integrasi dan interoperabilitas data kesehatan secara nasional.

Ketua ASLABKESDA, Endra Muryanto menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi merupakan langkah penting dalam meningkatkan mutu pelayanan laboratorium.

“Dengan dukungan teknologi, proses pelayanan laboratorium akan menjadi lebih mudah, cepat, dan terstandar. Hal ini tentu akan sangat membantu dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, dr. Weni Muniarti, MPH selaku perwakilan Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer, menyampaikan bahwa pengembangan Sistem Informasi Laboratorium Nasional (SILNAS) saat ini masih dalam tahap uji coba di 10 Labkesmas di bawah Kementerian Kesehatan. Ia menambahkan bahwa Labkesda yang telah memiliki sistem laboratorium dapat mengajukan interoperabilitas data dengan SILNAS.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hilang Sejak Kemarin Sore, Bocah Lima Tahun di Situbondo Ditemukan Tewas Tersangkut Batu di Sungai
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Kebakaran di Jombang, Gudang SMPN 2 Sumobito Ludes Dilalap Api
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Drainase di Badung Tiba-tiba Meledak, Beton Trotoar Rusak Parah
• 21 jam laludetik.com
thumb
Fakta-fakta Wanita di Tangsel Tewas di Tangan Mantan Suami
• 4 jam laludetik.com
thumb
Bank Nagari: Relaksasi SLIK OJK Perluas Akses KPR Subsidi
• 20 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.