Jakarta, tvOnenews.com – Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Letjen TNI Richard Tampubolon, menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Taekwondo Indonesia 2026 dengan pesan tegas soal mental juara dan target prestasi di level internasional.
Richard menekankan pentingnya pola pikir atlet dan soliditas tim dalam meraih kemenangan.
“Musuh adalah hadiah bagimu, ia memberi kesempatan melakukan hal terbaik. Otak merupakan otot terkuat dalam pertempuran, dalam sebuah tim, kemenangan tidak ditentukan oleh satu orang tapi karena ulah satu orang dapat menyebabkan kehancuran tim,” ucap Richard dilansir Sabtu (18/4/2026).
Richard mengingatkan jajaran pengurus daerah agar menjaga integritas dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam pembinaan atlet.
“Perlunya sinergi antara PBTI dengan Pengprov/Pengkot/Pengkab pembinaan atlet melalui seleksi yang terbuka, objektif, akuntabel, sehingga dengan strategi tepat dan jitu mampu mencetak atlet berkaliber standar internasional,” kata Richard.
Menurutnya, pembinaan yang serius dan terukur menjadi kunci untuk melahirkan atlet yang mampu bersaing di panggung dunia.
“Kiranya Pengurus provinsi/Pengkot/Pengkab dapat melakukan pembinaan yang mampu melahirkan atlet yang dapat bersaing di tingkat internasional dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Taekwondo Indonesia,” lanjutnya.
Selain itu, Richard menuturkan, PBTI juga tengah menyiapkan sejumlah agenda besar dalam waktu dekat.
Mulai dari Kejuaraan Nasional Cadet dan Junior 2026 di Samarinda, kualifikasi Asian Games di Mongolia, hingga kejuaraan internasional level G2 di Uni Emirat Arab.
Selain itu, Indonesia juga akan menjadi tuan rumah Asian Taekwondo Indonesia Open Championships yang direncanakan diikuti sekitar 20 negara, serta menghadapi ajang Asian Games di Aichi-Nagoya pada Oktober 2026.
Penutupan Rakernas juga dirangkaikan dengan pelantikan sejumlah pengurus provinsi Taekwondo Indonesia sebagai bagian dari penguatan organisasi di daerah.
Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua Umum II PBTI Mayjen TNI Amrin Ibrahim, Wakil Ketua Umum IV PBTI Mayjen TNI (Mar) Supriyono, Sekjen PBTI Rafael H Siagian, Perwakilan Kukiwon, Grand Master Kwak Young Min, para Ketua dan Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia seluruh Indonesia.



