Sepekan Menguat, Kapitalisasi BEI Naik 7,18 Persen Meski Asing Masih Net Sell

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Rata-rata volume transaksi harian mencatatkan kenaikan tertinggi, melonjak 24,81 persen menjadi 32,28 miliar saham dari 25,86 miliar saham.

Sepekan Menguat, Kapitalisasi BEI Naik 7,18 Persen Meski Asing Masih Net Sell. (Foto: Ilustrasi)

IDXChannel – Kinerja perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 13–17 April 2026 ditutup menguat di seluruh indikator utama. Lonjakan aktivitas transaksi menjadi pendorong utama penguatan pasar dalam sepekan terakhir.

Rata-rata volume transaksi harian mencatatkan kenaikan tertinggi, melonjak 24,81 persen menjadi 32,28 miliar saham dari 25,86 miliar saham pada pekan sebelumnya. Sejalan dengan itu, rata-rata nilai transaksi harian juga meningkat 17,26 persen menjadi Rp17,32 triliun, dibandingkan Rp14,77 triliun pada pekan lalu.

Baca Juga:
OJK Terbitkan 2 Roadmap Pengembangan Pasar Derivatif dan Pasar Modal Berkelanjutan

Frekuensi transaksi turut menunjukkan tren positif. Rata-rata frekuensi transaksi harian naik 15,05 persen menjadi 2,05 juta kali transaksi dari sebelumnya 1,78 juta kali transaksi. Peningkatan ini mencerminkan aktivitas perdagangan yang semakin ramai di pasar saham domestik.

Dari sisi indeks, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan signifikan sebesar 6,14 persen dan ditutup di level 7.458,496, naik dari posisi 7.026,782 pada akhir pekan sebelumnya. Kenaikan ini mempertegas sentimen positif yang mendominasi pasar sepanjang pekan.

Baca Juga:
IHSG Semringah Sambut Akhir Pekan, Sore Ini Ditutup ke 7.634

Tak hanya itu, kapitalisasi pasar BEI juga mengalami peningkatan sebesar 7,18 persen menjadi Rp13.189 triliun dari Rp12.305 triliun pada pekan sebelumnya, seiring dengan kenaikan harga saham di berbagai sektor.

Meski demikian, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp931,61 miliar pada akhir pekan. Secara akumulatif sepanjang tahun 2026, investor asing telah membukukan net sell sebesar Rp39,855 triliun.

Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan pasar saham domestik dalam sepekan terakhir lebih banyak ditopang oleh partisipasi investor domestik, di tengah tekanan jual dari investor global.

(Shifa Nurhaliza Putri)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kisah Inspiratif Chreestella, Satu-satunya Peserta asal NTT Lolos Taruna Bhayangkara
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Menpora Erick Teken MoU dengan Mendiktisaintek Brian
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Wall Street Tebar Cuan Berlimpah Lagi, S&P 500 Cetak Rekor!
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
LPEI Gelontorkan Rp13,7 Triliun untuk Dorong Ekspor RI, Jawa Timur Serap 25 Persen
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Bumbu Paten dan SOP Modern, Kunci Soto Podjok Kediri Bertahan Sejak 1926
• 2 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.