Menbud tekankan pentingnya percepatan restorasi bangunan candi

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menekankan pentingnya percepatan restorasi bangunan candi yang melibatkan kolaborasi berbagai pihak untuk meningkatkan pariwisata budaya, sejarah, dan religi.

“Strategi diperlukan secara proaktif mencari dukungan dari berbagai pihak, yakni pemerintah pusat, daerah, dan swasta, untuk mendanai pemugaran lebih lanjut,” kata Fadli Zon dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Saat melakukan kunjungan kerja ke Kompleks Candi Sewu dan Keraton Ratu Boko, Yogyakarta pada Jumat (17/4), Menbud menyebutkan bahwa candi memiliki potensi besar dan perlu percepatan proses restorasi.

Menurut dia, komitmen ini diambil karena restorasi tidak hanya berkaitan dengan pelestarian, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi serta menjadikan kompleks candi lebih utuh dalam beberapa tahun ke depan.

Ia menjelaskan, keberadaan kompleks Candi Sewu sejak masa lalu tercatat dalam Prasasti Manjusrigrha yang berangka tahun 792 M.

Baca juga: Menbud tegaskan Dana IndonesiaRaya terbuka untuk komunitas adat

Kompleks candi ini terdiri atas satu candi induk, 8 candi apit, dan 240 candi perwara.

Lebih lanjut Menbud mengungkapkan bahwa Keraton Ratu Boko merupakan aset cagar budaya nasional seluas sekitar 16 hektar di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Situs ini merupakan salah satu aset Kementerian Kebudayaan dan menegaskan posisinya sebagai simpul warisan sekaligus pariwisata.

Menbud menyebut daya tarik Keraton Ratu Boko mencakup arsitektur gerbang, petirtaan, pendopo–pringgitan, serta kombinasi otentik antara struktur Hindu–Buddha.

Berdasarkan prasasti yang ditemukan, situs ini dibangun pada abad ke-8 Masehi, dengan lanskap yang masih sangat asli.

Ia menegaskan komitmen Kementerian Kebudayaan dalam mengupayakan penguatan pelestarian dan pemanfaatan cagar budaya sebagai bagian dari strategi pembangunan kebudayaan nasional yang berkelanjutan.

"Kita berharap semakin banyak masyarakat yang berkunjung ke Keraton Ratu Boko ini.
Karena di sini kita bisa menikmati satu perjalanan semacam 'time travel' ke masa lalu dengan peninggalan-peninggalan nenek moyang kita yang luar biasa," ucap Menteri Fadli.

Baca juga: Kemenbud komitmen dukung pendanaan pemajuan budaya nasional

Baca juga: Dana IndonesiaRaya berfokus pada pelindungan hingga pemanfaatan budaya

Baca juga: Menbud siap hadirkan regulasi agar film nasional tak cepat masuk OTT


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bantah Kelangkaan, Mendag Sebut Stok Minyak Goreng Berlimpah di Pasaran
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Cerita Prabowo Disarankan untuk Diwakili Berikan Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Prediksi Skor PSBS vs Persija: Head to Head, Susunan Pemain
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Banyak OTT, Kemendagri Tekankan Integritas Kepala Daerah
• 23 jam laludetik.com
thumb
Megawati: Serangan ke Iran dan Penculikan Maduro Buktikan Dasa Sila Bandung Relevan
• 15 menit lalujpnn.com
Berhasil disimpan.