jpnn.com, GIANYAR - Panitia Kemala Run 2026 menyiapkan rekayasa lalu lintas secara komprehensif guna mendukung kelancaran ajang lari internasional yang akan digelar pada Minggu, 19 April 2026, di Bali United Training Center (BUTC), Gianyar.
Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kenyamanan sekitar 10.000 hingga 11.000 pelari, sekaligus meminimalkan dampak terhadap pengguna jalan lainnya.
BACA JUGA: 22 Persen Pemudik Belum Balik ke Jakarta, Polri Sudah Siapkan Skema Rekayasa Lalin
Rekayasa lalu lintas akan difokuskan di sepanjang Jl. By Pass Ida Bagus Mantra. Jalur sisi utara dari Simpang Pantai Purnama hingga Simpang Pantai Saba akan ditutup total mulai Sabtu, 18 April pukul 19.00 WITA hingga Minggu, 19 April 2026 pukul 13.00 WITA.
Sementara itu, jalur sisi selatan akan diberlakukan sistem dua arah (contraflow) guna mengurai kepadatan kendaraan. Panitia juga menyiapkan jalur alternatif bagi kendaraan ringan dari arah timur melalui Jalan Mulawarman dan Jalan Raya Guwang.
BACA JUGA: Arus Balik Lebaran Lancar, Pemudik Apresiasi Rekayasa Lalu Lintas One Way & Contraflow
Ketua Panitia Kemala Run 2026 Deny Agus Suryonegoro menyampaikan bahwa seluruh persiapan telah memasuki tahap akhir. Dia telah melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan rute lomba, fasilitas pendukung, serta aspek keamanan.
“Peninjauan ini penting untuk memastikan seluruh rute, mulai dari kategori 5K, 10K, hingga Half Marathon, serta venue dan cheering point dapat berjalan optimal. Kami juga berupaya menjaga kenyamanan masyarakat pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
BACA JUGA: Event Bersejarah di Bali, Kemala Run 2026 Satukan Sport, Tourism, dan Charity
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Bali atas dukungan dan partisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini, serta memohon maaf atas potensi ketidaknyamanan akibat rekayasa dan pembatasan lalu lintas selama pelaksanaan acara.
“Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan partisipasi masyarakat Bali. Kami juga memohon maaf apabila rekayasa lalu lintas yang diterapkan menimbulkan ketidaknyamanan. Dukungan masyarakat sangat berarti bagi kelancaran dan kesuksesan Kemala Run 2026,” kata dia.
Selain rekayasa lalu lintas, panitia juga mengoperasikan ETLE Drone untuk memantau keamanan, ketertiban, serta pergerakan ribuan peserta secara real-time selama kegiatan berlangsung.
Di sisi lain, kesiapan peserta juga terus dimatangkan. Proses pengambilan race pack di BUTC, Gianyar, berlangsung aman dan lancar. Khusus untuk kategori Half Marathon, panitia menyediakan finisher jersey sebagai bentuk apresiasi bagi para pelari.
Kemala Run 2026 merupakan ajang lari dua tahunan yang diinisiasi oleh Yayasan Kemala Bhayangkari di bawah asuhan Ketua Umum Bhayangkari Juliati Listyo Sigit Prabowo. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga mengusung misi kemanusiaan serta mempromosikan pariwisata Bali melalui konsep sport tourism.
Dengan berbagai persiapan yang telah dimatangkan, Kemala Run 2026 diharapkan dapat berlangsung sukses, aman, dan memberikan pengalaman terbaik bagi peserta maupun masyarakat luas. (cuy/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Masyarakat Bakal Dapat SMS Blast Soal Rekayasa Lalu Lintas saat Mudik
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan




