SIDOARJO (Realita)- Kemacetan di perempatan Gedangan bukanlah fenomena yang baru. Terutama bagi mereka yang tinggal di Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya.
Kemacetan ini seakan menjadi penyakit kronis yang hampir mustahil disembuhkan di 'tubuh' perbatasan Sidoarjo-Surabaya
Baca juga: Perempatan Gedangan Sidoarjo, Macet Terus tanpa Solusi
kemacetan yang berlangsung puluhan tahun ini mendapat tanggapan dari Ketua Komisi C DPRD Jawa Timur, Adam Rusydi.
ia mengatakan, jika bicara soal kemacetan, pihaknya harus melakukan koordinasi lintas wilayah terlebih dahulu. Karena ada beberapa wilayah yang menjadi kewenangan Provinsi Jawa Timur.
Baca juga: Komisi C DPRD Jatim Apresiasi Langkah Menkeu Suntikkan Dana ke Bank Jatim
"Komunikasi antar stakeholder ini harus segera dilakukan, Karena eksekutif (Pemprov Jatim) yang memiliki wilayah," ujar Adam, Jumat (17/4/2026).
Adam menambahkan, pihaknya juga akan kordinasi dengan DLLAJ (Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan) dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur. Karena untuk mengatur arus lalu lintas di daerah tersebut, adalah wewenang Dishub.
Ia menambahkan jika pemerintah pusat segera membangun flyover di Gedangan, Sidoarjo.
"Saya mendengar jika Pemerintah Pusat sudah siap mengucurkan anggaran pembuatan fly over. Tinggal bagaimana kesiapan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam menangkap program untuk pembangunan yang ada di wilayah kecamatan Gedangan," tutup Adam.bay
Editor : Redaksi





