jateng.jpnn.com, SEMARANG - Partai Demokrat memanjakan langkah meraih kemenangan pada 2029 mendatang. Hal ini ditekankan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV Demokrat Jawa Tengah, Jumat (17/4) malam.
AHY menegaskan bahwa Demokrat memiliki modal kuat, baik dari rekam jejak masa lalu maupun kesiapan kader ke depan. Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disebutnya dalam Musda.
BACA JUGA: Musda IV Demokrat Jateng, AHY Tekankan Konsolidasi hingga Target Kemenangan 2029
“Ingat, Demokrat juga punya modal. Modal masa lalu kita punya Pak SBY, seorang tokoh dan negarawan yang selama memimpin terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, termasuk di Jawa Tengah, mulai dari petani, nelayan, hingga guru dan ASN,” ujar AHY.
Selain itu, AHY menekankan untuk mempersiapkan masa depan melalui kaderisasi yang berkelanjutan.
BACA JUGA: Karnaval Paskah di Semarang: Merayakan Iman, Mengalirkan Pesan Damai
“Kita juga punya masa depan. Kader-kader sudah dipersiapkan mulai dari hari ini dan ke depan. Itu adalah modal kita. Mari kita satukan dalam sinergi dan kolaborasi yang baik,” ujarnya.
Menurutnya, tujuan akhir dari seluruh konsolidasi adalah kemenangan politik yang terukur. Indikator utamanya adalah peningkatan perolehan kursi legislatif di berbagai tingkatan.
BACA JUGA: Resmi! Kombes Heri Wahyudi Jadi Kapolrestabes Semarang, Ini Pesan Perdana untuk Anggota
“Pada akhirnya kita ingin menang. Indikatornya jelas, bagaimana meningkatkan jumlah kursi di DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota,” katanya.
Dirinya mengapresiasi capaian Demokrat pada Pemilu 2024 yang mengalami peningkatan kursi di DPR RI dibandingkan 2019.
“Dari perolehan 2019 ke 2024 ada peningkatan satu kursi di DPR RI. Itu memang kecil, tetapi tetap sebuah pencapaian,” katanya.
AHY juga menyinggung komitmen Ketua DPD Demokrat Jateng Rinto Subekti terkait target 2029. Dia menegaskan bahwa janji politik harus diwujudkan melalui kerja kolektif seluruh kader.
“Saya sudah mendengar langsung bagaimana rencana 2029. Itu adalah janji yang harus kita ikhtiarkan bersama. Kita butuh kepemimpinan yang kuat, tetapi tidak mungkin berdiri sendiri. Semua harus dirangkul dan memberi dukungan,” ujarnya.
Lebih lanjut, AHY menyebut harus ada pendekatan aktif dalam meraih dukungan masyarakat. Dia menggunakan istilah “berebut” untuk menggambarkan strategi politik Demokrat ke depan.
“Berebut kemenangan, berebut hati dan pikiran rakyat kita. Mengapa saya menggunakan kata berebut? Karena memang kita harus aktif merebut hati dan pikiran rakyat. Bukan menunggu masyarakat mengenal atau memilih kita, tetapi kita yang harus memenangkan kepercayaan mereka pada Pemilu 2029,” tuturnya.
“Semoga ini menjadi pembaruan semangat dan perjuangan kita menuju 2029 dan seterusnya,” katanya, menambahkan.
Sementara itu, Ketua DPD Demokrat Jateng Rinto Subekti menegaskan kesiapan kader menghadapi berbagai tantangan politik ke depan.
“Kita berjuang bersama agar pada pemilu yang akan datang Partai Demokrat Jawa Tengah bisa lebih baik dan lebih besar lagi. Tantangannya memang cukup besar,” ujar Rinto.
Rinto berharap Musda IV menjadi momentum memperkuat soliditas dan arah perjuangan partai. “Musda ini kita lakukan untuk mencari tujuan terbaik agar Partai Demokrat di Jawa Tengah bisa lebih besar pada 2029,” tuturnya. (ink/jpnn)
Redaktur : Danang Diska Atmaja
Reporter : Wisnu Indra Kusuma




