JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan anggaran lebih dari Rp200 miliar untuk program sekolah swasta gratis tahun ajaran 2026/2027.
Dengan anggaran tersebut, Pemprov DKI menambah jumlah sekolah swasta gratis dari 63 menjadi 103 pada tahun 2026.
"Anggaran yang dialokasikan untuk 103 sekolah swasta sebesar Rp253.625.139.600," kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (17/4/2026).
Nahdiana mengatakan, dari 103 sekolah penerima program tersebut, manfaatnya diproyeksikan dapat menjangkau 23.694 siswa.
Menurutnya, Pemprov DKI akan melakukan seleksi ketat sebelum menentukan sekolah swasta yang masuk dalam program sekolah gratis.
Baca Juga: Tak Bisa Hadir Peringatan Dharma Santi Tahun 2026, Prabowo Minta Maaf ke Masyarakat Bali
Misalnya, sekolah harus memiliki izin pendirian, Nomor Pokok Sekolah Nasional yang terdata pada Sistem Manajemen Data Pendidikan Nasional, serta telah menyampaikan data pada Sistem Manajemen Data Pendidikan Nasional sesuai kondisi riil di Satuan Pendidikan Swasta per triwulan pada tahun berjalan.
Nahdiana menambahkah, sekolah juga harus terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan, menjadi penerima bantuan operasional sekolah dari pemerintah pusat selama tiga tahun terakhir tanpa terputus, dan tidak termasuk ke dalam satuan pendidikan kerja sama atau sistem penerimaan murid baru bersama.
Di samping itu, sekolah juga harus bersedia mengikuti Pendanaan Pendidikan berdasarkan Peraturan Gubernur yang telah ditetapkan dan memiliki rekening Satuan Pendidikan Swasta atas nama Satuan Pendidikan Swasta pada Bank.
Baca Juga: Roy Suryo Maklumi Penelitian Rismon Sianipar soal Ijazah Jokowi Salah: Dia Enggak Lulus Doktor
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- sekolah swasta gratis
- sekolah gratis
- pemprov dki
- anggaran sekolah swasta gratis
- program sekolah swasta gratis





