TNI Tegaskan Kontak Tembak dengan KKB pada 14 April Tak Berkaitan dengan Penembakan Anak

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Jakarta: Mabes TNI menyampaikan klarifikasi menyikapi informasi yang berkembang di masyarakat terkait dugaan penembakan terhadap seorang anak di Papua. Berdasarkan data yang dihimpun terdapat dua kejadian berbeda. Kedua kejadian sama-sama terjadi pada tanggal 14 April 2026 di lokasi yang tidak sama, sehingga tidak dapat disimpulkan sebagai satu peristiwa yang saling berkaitan.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabidpenum) Puspen TNI, Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi menjelaskan kejadian pertama pada 14 April, terjadi kontak tembak dengan kelompok bersenjata OPM di Kampung Kembru. Berdasarkan laporan masyarakat, terdapat keberadaan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah tersebut.

"Menindaklanjuti informasi itu, prajurit TNI melaksanakan patroli dan pengecekan. Saat tiba di lokasi, tim mendapat tembakan dari kelompok bersenjata tersebut sehingga terjadi kontak tembak. Dalam peristiwa ini, empat orang dari kelompok bersenjata OPM berhasil dilumpuhkan," kata Agung dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 18 April 2026.

Dari lokasi kejadian, aparat juga menyita sejumlah barang bukti yang mengindikasikan aktivitas kelompok bersenjata. Barang bukti tersebut antara lain dua pucuk senjata rakitan, satu pucuk senapan angin, munisi kaliber 5,56 mm dan 7,62 mm, satu selongsong peluru, busur dan anak panah, serta berbagai senjata tajam seperti parang, kapak, pedang, dan pisau.
 

Baca Juga :

TNI Perkuat Keamanan di Kawasan Freeport Papua Pascaserangan KKB


Selain itu, ditemukan pula perlengkapan komunikasi berupa beberapa unit telepon genggam dan handy talky (HT), bendera OPM, serta dokumen identitas dan perlengkapan pribadi lainnya.

Sementara kejadian kedua, seorang anak ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak di Kampung Jigiunggi pada tanggal yang sama 14 April. Namun, lokasi kejadian berjarak cukup jauh sekitar 7 kilometer dari kejadian pertama di Kampung Kembru.


Tim gabungan dari Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo saat berpatroli dan ditembaki KKB hingga terjadi kontak tembak di jalan Trans Papua, Rabu, 15 April 2026. ANTARA/HO-Satgas Damai Cartenz

Aparat TNI menerima laporan dari kepala kampung setempat mengenai adanya seorang anak yang meninggal dunia dengan luka tembak. TNI segera melakukan pengecekan dan memastikan adanya korban tersebut. Namun demikian, hingga saat ini masih dilakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian.

"TNI menegaskan tidak ada keterlibatan prajurit TNI dalam peristiwa penembakan terhadap anak tersebut. Kedua peristiwa terjadi di lokasi yang berjauhan, waktu yang berbeda, dan tidak saling berkaitan. TNI juga menyatakan tidak ada kegiatan patroli di Kampung Jigiunggi pada saat kejadian," tegas Agung.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rusia Amati Kelakuan AS-Israel, Warning Serangan Darat ke Iran
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Masyarakat Diimbau Tetap Bijak Manfaatkan Energi, Pertamina Pastikan Pasokan Nasional Aman di Tengah Gejolak Global
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Menhan RI bahas kerja sama bidang pertahanan dengan Menhan Jepang
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Wartawan Senior Bentuk SW60+, Perkuat Peran Pers di Era Disrupsi Informasi
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Potret Longsor Hantam Pemukiman Warga, 172 Orang Mengungsi
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.