Alaska: Dua tentara Amerika Serikat (AS) dilaporkan terluka akibat diserang seekor beruang cokelat, saat keduanya sedang mengikuti latihan di area pangkalan militer Anchorage, Alaska.
Serangan liar tersebut terjadi pada Kamis waktu setempat. Kedua prajurit militer itu langsung dilarikan ke fasilitas medis dan dilaporkan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit hingga Jumat pagi.
"Keselamatan dan kesejahteraan staf kami adalah prioritas tertinggi. Kami terus berkoordinasi dengan otoritas konservasi satwa setempat," ujar Juru Bicara Militer AS, Jo Nederhoed, dikutip dari Sweden Herald, Sabtu, 18 April 2026.
Saat serangan mendadak itu terjadi, kedua tentara tidak tinggal diam. Mereka dilaporkan sempat menggunakan semprotan khusus anti-beruang (bear spray) sebagai upaya untuk menyelamatkan diri dari hewan buas tersebut.
Insiden penyerangan ini diyakini berkaitan dengan perubahan musim. Latihan militer tersebut bertepatan dengan periode di mana beruang-beruang di Alaska mulai aktif keluar dari sarangnya setelah musim dingin.
Kawasan pangkalan militer Anchorage sendiri memang berada di tengah habitat alami satwa liar. Area seluas 259 kilometer persegi itu diperkirakan menjadi rumah bagi sekitar 350 ekor beruang hitam dan 75 ekor beruang cokelat.
Baca juga: Gelombang Serangan Beruang di Jepang: 12 Orang Tewas, Militer Dikerahkan




