Tertahan di Teluk Persia, Dua Kapal Pertamina Siap Lintasi Selat Hormuz

tvrinews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ricardo Julio

TVRINews, Jakarta

PT Pertamina International Shipping (PIS) mengumumkan bahwa dua kapal miliknya yang sebelumnya tertahan di kawasan Teluk Arab atau Teluk Persia kini bersiap untuk melintasi Selat Hormuz. Adapun dua kapal milik Pertamina yang dimaksud adalah Pertamina Pride dan Gamsunoro. Keduanya sebelumnya belum dapat melewati Selat Hormuz akibat situasi di wilayah tersebut.

Pjs Corporate Secretary Pertamina International Shipping, Vega Pita, mengatakan bahwa saat ini perusahaan tengah melakukan pemantauan intensif serta menyiapkan perencanaan pelayaran (passage plan) yang aman.

“Strategi yang disiapkan meliputi penyusunan rute, identifikasi risiko, navigasi elektronik, serta penyiapan rencana kontingensi,” ujar Vega dalam keterangannya pada Sabtu 18 April 2026.

Ia menambahkan bahwa koordinasi aktif terus dilakukan dengan berbagai pihak, terutama Kementerian Luar Negeri yang membantu menjalin komunikasi diplomatik dengan otoritas terkait.

Selain itu, perusahaan juga berkoordinasi dengan pihak asuransi, manajemen kapal (ship management), pemilik kargo, serta otoritas setempat guna memastikan seluruh prosedur perizinan untuk melintasi Selat Hormuz dapat terpenuhi dengan baik.

“Prioritas perusahaan tetap pada keselamatan awak kapal, serta keamanan kapal dan seluruh muatannya,” tegas Vega.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dwi Anggia, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dan negosiasi dengan pemerintah Iran agar kapal milik Pertamina dapat segera melintasi Selat Hormuz.

Menurutnya, proses koordinasi tersebut telah menunjukkan sinyal positif dari pemerintah Iran.

“Kami berharap proses pelayaran secara bertahap mulai kembali normal seiring dengan dibukanya jalur tersebut. Pemerintah akan terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran distribusi energi dalam negeri tetap terjaga,” pungkas Anggia.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ekonom Sebut Eksekusi Impor Minyak dari Rusia Terganjal Kontrak dan Pembayaran
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Harga Minyak Dunia Jatuh ke Level Terendah 5 Pekan
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Bullent Karsioglu Siapkan Strategi Berbeda saat Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Gresik Phonska di Laga Terakhir Final Four Proliga 2026
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
BNI: Kasus Eks Pegawai Gelapkan Dana Gereja Rp 28 M di Luar Sistem Resmi
• 1 jam laludetik.com
thumb
KPKP Jamin Pemusnahan Ikan Sapu-sapu di DKI Diawasi Ketat: Langsung Dikubur
• 4 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.